Danau Mawang di Kab Gowa

Danau Mawang Beberapa Kisah Tentangnya Menjadi Mitos

Selasa, 25 April 2017 | 23:13 Wita - Editor: Irfan Wahab -

Gowa, GoSulsel.com – Bagi kalian yang berdomisili di daerah Kabupaten Gowa, pasti sudah tidak asing lagi dengan salah satu danau yang terdapat di daerah tersebut, danau tersebut dikenal sebagai Danau Mawang, terletak di Jalan Danau Mawang, Kecamatan Somba Opu, Kelurahan Mawang.

Selain keindahannya dan penampakannya yang sekilas mirip kerbau yang sedang tidur ini ternyata  memiliki mitos dan kisah mistis yang diyakini dari dulu sampai sekarang oleh penduduk sekitar.

Hj Hatijah (32) warga asli Gowa yang menetap di sekitaran Danau Mawang mengatakanbahwa danau tersebut memilki penunggu berupa wujud ular, kerbau dan dilain waktu bisa berbentuk buaya, dari saksi mata yang pernah melihat penunggu tersebut mereka akan menampakkan diri menjelang maghrib tepat di tengah danau mawang yang airnya tidak bisa surut.

Nada yang sama dijelaskan Salwah (40) juga mengungkapkan air Danau Mawang tidak akan bisa menyatu dengan air lain karna memang mitosnya jika air danau bisa menyatu dengan air saluran lain maka petta Gowa akan muncul, petta maksudnya wali-wali yang dahulu menjaga danau ini

Selain itu, jika Danau Mawang mengalami surut, atau mulai mengering maka sistem pemerintahan akan berganti, seperti masa pemerintahan Joko Widodo yang bertepatan dengan mengeringnya Danau Mawang.

Danau Mawang yang mengering bisa juga berupa pertanda bahaya, yaitu berupa tumbal sebagai akibat ketika danau mengering seperti kejadian tempo lalu yang menewaskan seorang warga  sekitar Danau Mawang.

Danau Mawang terletak sekitar 15 KM arah tenggara Kota Makassar atau sekitar 7 KM arah timur Kota Sungguminasa memang dulunya adalah tempat peristirahatan yang digunakan beberapa wali, seperti Datu Ri Panggentungan, Syech Yusuf dan Lomo Ri Antang, dan biasanya mereka akan mandi serta melakukan aktivitas memancing di danau tersebut.

Mitos dan kepercayaan tentang Danau Mawang memang masih dipercayai sejak turun-temurun oleh warga sekitar, namun sungguh disayangkan Danau Mawang kini dieksploitasi untuk pembuangan saluran air PAM.

Danau Mawang dengan lebar antara 200M-450M panjang sekitar 1,4 KM dan luas keseluruhan kurang lebih 50 Ha, dulunya jernih dan alami kini mulai tercemar dan mengering, padahal Danau Mawang bisa menjadi pusat rekreasi yang menjanjikan apabila dikelola dengan baik oleh pemerintah setempat. (*)

Reporter: Andi Gumuntiri/GoSulsel.com


BACA JUGA