Pemerintah Provinsi Sulsel, Kementerian Perdagangan RI, Bank Indonesia duduk bersama membahas ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat memasuki Ramadan dan Lebaran Idul Fitri tahun ini/Kamis, 27 April 2017/Mirsan/Gosulsel.com

Jelang Ramadan, Begini Kondisi Harga Pangan di Sulsel

Kamis, 27 April 2017 | 14:51 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

Makassar, Gosulsel.com — Pemerintah Provinsi Sulsel, Kementerian Perdagangan RI, dan Bank Indonesia duduk bersama membahas ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat memasuki Ramadan dan Lebaran Idul Fitri tahun ini.

Pertemuan yang dikemas dalam Rapat Koordinasi Identifikasi Barang Kebutuhan Pokok itu digelar di Hotel Novotel Makassar, Kamis (27/04/2017) juga melibatkan distributor sejumlah kebutuhan pokok.

Sekretaris Provinsi Sulsel, Abdul Latief menekankan pentingnya peran pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten/kota untuk melakukan koordinasi mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan sekaitan dengan ketersediaan barang jelang Ramadan dan Idul Fitri.

“Pemerintah harus melakukan koordinasi dengan pelaku usaha di daerah masing-masing. Memikirkan persoalan suplai barang, rencana kebutuhan, dan harganya. Juga perlu dilakukan sidak serta peninjauan ke pusat stok bahan pokok. Itu harus ada laporannya setiap hari,” ujar Abdul Latief.

Secara umum, harga sejumlah kebutuhan pokok di Sulsel masih relatif stabil. Kendati sejumlah kebutuhan pokok seperti cabai, telur, dan bawang putih menjadi perhatian serius dalam rapat koordinasi tersebut.

Stok minyak goreng untuk Sulsel masih terdapat 21.300 ton untuk suplai 2,3 bulan ke depan. Telur cukup untuk 10 bulan dan mentega 2 bulan, premium 9 hari ke depan, untuk Solar 11 hari.(*)


BACA JUGA