Ungkap Pembobolan PDAM, Polrestabes Makassar Dapat Penghargaan

Selasa, 08 Agustus 2017 | 15:14 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Harlin - Go Cakrawala

Makassar,GoSulsel.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memberikan penghargaan kepada Polrestabes karena, berhasil mengungkap kasus pembobolan di kantor PDAM.

Penghargaan tersebut diterima langsung Kapolrestabes Makassar saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) PDAM Kota Makassar, Selasa (08/08/2017) yang berlangsung di halaman kantor PDAM Kota Makassar, jalan Dr. Sam. Ratulangi Makassar.

Penghargaan itu diberikan langsung Walikota Makassar Ir. Moh. Ramdhan Pomantoa tas keberhasilan mengungkap kasus pencurian dan pemberatan pembobolan brangkas PDAM dengan kerugian sebesar 1,2 Miliyar.

Turut hadir Wakil Walikota Makassar Syamsul Rizal, Dirut PDAM Haris Yasin Limpo, Dandim 1408/BS dan beberapa Kadis sejajaran Kota Makassar .



Wali Kota Makassar, Ir. Moh. Ramdhan Pomanto mengatakan bahwa pemberian Piagam penghargaan ini sebagai bentuk apresiasinya atas kinerja kepolisian dalam mengungkap tindak kejahatan di Kota Makassar.

“Ini diberikan atas upaya dan kecepatan pihak Kepolisian dalam mengungkap kasus Curat yang terjadi di kantor PDAM Kota Makassar,” ungkap Danny Pomanto.

Sementara, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Endi Sutendi berharap penghargaan yang di berikan buat personil Polrestabes Makassar dapat menjadi motivasi dan lebih menyemangati personilnya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

“Piagam ini diharapkan agar personil lebih berupaya dan berkarya lagi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya selaku pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat,” ujar Endi.

“Ini semua tidak terlepas dari hasil kerja keras kita bersama dan tanpa bantuan dari pihak PDAM sendiri kami akan sulit mengungkap kasus pencurian pemberatan tersebut,” tambah mantan Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Endi Sutendi.

Sekedar diketahui, Pembobolan brangkas PDAM tersebut diketahui terjadi pada Selasa (25/7/2017) lalu. Tiga pelaku saat ini sudah diamankan. Sementara, satu diantaranya sampai saat ini masih dalam tahap pengejaran aparat kepolisian.(*)


BACA JUGA