ksi unjuk rasa yang dilakukan oleh sopir angkutan umum (pete-pete) dan becak motor (bentor) di depan Kantor Gubernur Sulsel yang awalnya berjalan dengan tertib, berubah menjadi anarkis/Rabu, 1 November 2017/Idha/Gosulsel.com

Demo di Makassar, Massa Sopir Angkot dan Bentor Cegat Driver Ojek Online

Rabu, 01 November 2017 | 14:39 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Idayanti - Gosulsel.com

Makassar, Gosulsel.com – Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh sopir angkutan umum (pete-pete) dan becak motor (bentor) di depan Kantor Gubernur Sulsel yang awalnya berjalan dengan tertib, berubah menjadi anarkis.

Aksi yang awalnya berjalan damai dan teratur itu berubah menjadi anarkis. Akibatnya ada beberapa orang peserta aksi yang diamankan oleh pihak kepolisian karena memukul pengguna jalan yang mereka kira sebagai driver ojek online.

Tak hanya memukuli pengemudi motor, massa makin beringas denga melempari sebuah mobil yang mereka duga digunakan sebagai taksi online.

Saat ini pihak keamanan telah menangkap dan membawa masuk ke dalam gedung gubernur dan meminta penjelasan orang yang diduga memprovokasi perusakan mobil tersebut.

Pihak Dinas Perhubungan yang sedari tadi mengawasi jalannya aksi demo ini mengingatkan agar aksi ini digelar untuk mengeluarkan aspirasi para sopir pete-pete dan bentor, bukan untuk merusak atau memukul pengguna jalan yang dikira sebagai angkutan jasa online.

Saat ini ada sebagian pete-pete dan bentor yang menutup jalan di sekitar kantor gubernur yang mengakibatkan kemacetan parah.

Diketahui aksi yang diikuti oleh sopir pete-pete dan bentor itu berasal dari Makassar, Maros, dan Takalar ini menolak adanya angkutan umum berbasis online.

Terhitung sejak pukul 08.00 wita para sopir pete-pete dan bentor meluapkan aspirasi yang ingin disampaikan kepada Gubernur Sulsel, Dinas Perhubungan Sulsel, dan Dinas Perhubungan Makassar.


BACA JUGA