Disperdastri Gowa Imbau Warga Jangan Beli Gas Lebih dari 3 Tabung

Sabtu, 25 November 2017 | 08:49 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Afrilian Cahaya Putri - GoSulsel.com

Gowa, GoSulsel.com –  Kelangkaan gas elpiji 3KG beberapa minggu ini membuat masyarakat khususnya di Gowa resah, mereka rela antri ber jam-jam hanya untuk membeli gas elpiji.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperdastri) Gowa punya cara tersendiri untuk mengantisipasi kelangkaan gas elpiji 3 Kg.

Pihaknya memberikan instruksi agar warga tidak membeli gas elpiji 3 Kg lebih dari tiga tabung.

Sebenarnya tidak ada aturan yang mengatur pembelian tiga tabung setiap KK, Hanya Instruksi agar semua warga juga mendapatkan tabung, hal ini di ungkapkan Kepala Dirperdastri Gowa Andi Sura Suaib.

“Hanya instruksi saya untuk membatasi agar tidak ada yang membeli lebih tiga tabung agar semua dapat. Dan juga menghindari penimbunan kalau diberikan kesempatan untuk membeli banyak,” jelasnya, Jumat (24/11/2017).

Andi Sura pun berencana menyediakan kartu kontrol yang akan digunakan untuk membeli tabung bersubsidi dik, mengantisipasi jika ada warga yang enggan melakukan instruksi itu.

Kalaupun ada pengecer yang menjual, harganya naik sampai 50 persen. Seperti di Pallangga Rp 25 ribu pertabung dan di Samata Rp 30 ribu pertabung.

Andi sura pun mengatakan jika harga eceran tertinggi di operasi pasar Rp 15.500 pertabung. “ini harga pertamina,” ujarnya.

Warga pun dihimbau agar membeli tabung di distributor atau penyalur, pasalnya, yang menaikkan harga gas elpiji selain bukan distributor atau penyalur, mereka juga menghitung biaya trasportnya.

“Indikasi kenaikan harga karena kekurangan tabung sehingga ada perlakuan menaikkan harga tabung,”ujarnya.

Kekurangan tabung ini dikhawatirkan karena adanya pembelian tabung tidak sesuai peruntukannya.(*)


BACA JUGA