Shalat Jum’at di Masjid Al-Markaz, JK Saksikan Pengislaman Dua Jamaah

Jumat, 26 Januari 2018 | 17:55 Wita - Editor: Irfan Wahab - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

Makassar, GoSulsel.com — Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla dan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL) usai melakukan peresmian gedung baru Universitas Fajar (Unifa) di Jalan Prof HA Rahman Basalamah Makassar, Jum’at (26/1). Kemudian melaksanakan Shalat Jum’at di Masjid Al-Islami.

Sebelum shalat JK dan SYL menyaksikan pengislaman dua orang jamaah dan memberikan bantuan secara simbolis dari korporat kepada masjid AL-Markaz berupa 1000 Al-Qur’an.

Usai Shalat, JK dalam pesan pengarahannya menyapaikan bahwa tahun 2018 terdapat dua kegiatan besar yang dilaksanakan di Indonesia, sebagai tahun politik dimana Pilkada digelar dan tahun olahraga dimana event Asian Games 2018 yang dilaksanakan di Indonesia.

“Di tahun politik dan pilkada ini, kita harapkan masyarakat menerima sebagai sesuatu penyelenggaraan untuk kemajuan bangsa, membuat kita tidak terbelah, tetap damai. Dan kita juga berdoa yang terbaik bagi Indonesia di tahun olahraga ini,” Kata JK.



Pada Jum’at ini bertindak sebagai Khatib Al Mukkaram Jalaluddin Rakhmat membawakan khutbah dengan tema “Apakah benar Islam itu moderat?”.

Jalaluddin menyampaikan poin diantaranya, Umat Islam sangat toleran dalam berkeyakinan.

“Meskipun Islam agama dakwah, tidak pernah memaksa masuk Islam. Seperti dua saudara kita yang masuk Islam tadi, kita yakin tidak yang memaksa,” ujarnya.

Sementara itu dua orang yang di Islamkan yaitu, Muhammad Jemmy dan Ahmad Bunging Samsuddin merasa sedang karena bisa disaksikan oleh orang nomor dua di Indonesia dan orang nomor satu di Sulsel.

“Kami bangga kita disaksikan langsung, jarang ada seperti ini dan sesuatu yang langka. Kami berharap bisa menjalani agama baru ini dengan ikhlas,” kata Ahmad.

Hal senada juga disampaikan oleh Muhammad Jemmy yang sebelum memeluk Islam bernama Jemmy Natradanan.(*)


BACA JUGA