Pemerintah Kota Punya Andil Besar Kelola Permasalahan Air Bersih

Jumat, 23 Maret 2018 | 14:05 Wita - Editor: Irwan AR - Reporter: Indra Ahmad - Go Cakrawala

MAKASSAR, GOSULSEL.COM– Hari Air Seduania yang jatuh Tanggal 22 Maret setiap tahunnya diperingati hampir diseluruh dunia, begitupun pemerintah kota Makassar dengan berbagai kegiatan, salah satunya dengan menggelar Lokakarya Ilmiah, yang diselenggarakan di Hotel Singgasana, Kamis (22/3/2018).

Staf ahli bidang ekonomi dan pembangunan Pemkot Makassar Taufik Rahman pada kesempatan tersebut membuka acara. Bekerja sama dengan Rise yaitu program revitalisaai kawasan kumuh dan lingkungan yang dibiayai oleh Bank Pembangunan Asia

Menurut Taufik Rahman peringatan hari air sedunia ditujukan untuk mengatasi berbagai persoalan mengenai kesadaran dan perlindungan sumber daya air secara berkelanjutan untuk kelangsungan hidup umat manusia.

“Adanya permasalahan air yang dihadapi oleh seluruh dunia, tentunya dituntut agar seluruh komponen yang ada mampu melestarikan dan memanfaatkan sumber daya air secara maksimal dan berkelanjutan dengan sebaik baiknya ,”ucapnya.

Senada yang diutarakan Kabid infrastruktur dan pengembangan wilayah Bappeda kota makassar Imbang Muryanto yang turut hadir sebagai pembicara pada lokakarya ilmiah tersebut.

Dia mengutarakan bahwa pengelolaan sumber daya air dengan benar memberikan dampak terhadap kesehatan pada masyarakat.

“Pemerintah mempunyai peran dan andil yang besar dalam mengatasi masalah pengelolaan air, dimana kebutuhan sanitasi air bersih, didaerah kumuh perlu mendapatkan penanganan karena sangat mempengaruhi pola hidup sehat bagi masayarakat dikawasan tersebut,” ungkapnya

Tampil sebagai Nara sumber bapak Ansariadi Dosen sekqligus Ketua departemen Epidemiology Fakultas Kesehatan Masyarakat Unhas

Pada acara Hari Air Sedunia hadir berbagai kalangan Masyarakat diantaranya Kepala sekolah RW RT dan dari unsur kelurahan.(*)


BACA JUGA