Mantan Ketua PMII Sulsel Pertanyakan NA Sering Naik Heli, Faktor Sakit?

Minggu, 01 April 2018 | 19:08 Wita - Editor: Irfan Wahab -

Makassar, GoSulsel.com – Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulsel, Syarif Hidayatullah ikut angkat bicara mengenai kemewahan Kandidat Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) yang berulangkali menggunakan helikopter saat bersosialisasi.

Ia mempertanyakan motif di balik penggunaan helikopter yang sering dipertontonkan NA. Apakah benar faktor kemudahan untuk bersosialisasi, ataukah yang bersangkutan tidak boleh terlalu lelah karena faktor sakit.

pt-vale-indonesia

Sebab jika alasannya ingin dekat dan merasakan penderitaan rakyat, maka tidak sepantasnya pamer kemewahan menggunakan helikopter setiap saat. Apalagi untuk ukuran Sulsel, semua masih memungkinkan menempuh lewat darat, seperti yang sering ditunjukkan kandidat lainnya.

“Inikan jadi tanda tanya. Ada apa sering gunakan helikopter? Sakit atau apa? Karena yang lain enjoy-enjoy saja saya lihat menempuh perjalanan darat dalam bersosialisasi. Mestinya sebagai calon pemimpin, NA harus memperlihatkan kesederhanaannya ke masyarakat, bukan malah mempertontonkan fasilitas kemewahannya,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (1/4/2018).

Jika alasan faktor kesehatan yang membuat NA sering menggunakan helikopter, maka tentu ini bisa menjadi catatan tersendiri. Sebab untuk ukuran Sulsel, butuh pemimpin yang sehat. Bukan sakit-sakitan.

“Sulsel ini sangat luas, dan tentu ada daerah yang sulit dijangkau. Makanya pemimpin kedepan harus yang sehat. Agar pembangunan kedepannya tidak mangkrak karena faktor pemimpinnya tidak sehat alias sakit-sakitan,” terang Chaliq yang juga pengurus pusat di PB PMII.

Sekadar diketahui, NA sering mendapat sorotan. Selain banyak pernyataannya tidak sesuai fakta, juga kondisi kesehatannya diduga menderita penyakit. Ia sempat dikabarkan sering bolak-balik ke Jepang untuk pemeriksaan kesehatan.

Sebelumnya Juru Bicara NH-Aziz, Risman Pasigai sempat membuat status sindiran mengenai adanya cagub yang menderita penyakit pita suara. Hanya saja, Risman tidak menyebut siapa kandidat yang dimaksud. (*)


BACA JUGA