Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung Gelar Sekolah Lapang Kelola Madu Trigona

Selasa, 10 April 2018 | 17:54 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Muhammad Yusuf - GoSulsel.com

Maros,GoSulsel.com – Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN Babul) Maros, menggelar Sekolah Lapang Pengelola Madu Trigona kepada Kelompok Hutan Kemitraan Pattir, di Desa Labuaja, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros.

Kegiatan yang kerjasama dengan BP2SDM dan FAO ini diikuti sebanyak 20 peserta yang berasal dari 4 kelompok Tani Hutan (KTH) yang tergabung dalam kelompok hutan Kemitraan Pattiro antara lain, yakni KTH Bulu Tanete, KTH Pettiro Bulu,  KTH Bukit Harapan dan KTH Tunas Muda. 

Sementara narasumber berasal dari Balai Diklat Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nakassar, TLKM Makassar, KPH Rangkong Luwu Utara dan UKM Sahabat Lebah Luwu Utara. 

Kepala Balai TN Babul Maros Yusak Mangetan, mengemukakan, pokok pembelajaran dalam Sekolah Lapang Budidaya Lebah Madu (Trigona) ini melipouti, penanganan pasca panen dan pembuatan produk lebah madu,  penguatan kelembagaan kelompok serta analisa usaha dan pemasaran.

“Sekolah lapang ini dilaksanakan selama 12 hari dengan 6 hari pertemuan materi dan 6 hari pendalaman materi pada bulan April dan Mei, juga akan diadakan studi banding pada Mei mendatang pada UMK Sahabat Lebah di Luwu Utara,” ungkapnya, Selasa (10/4/2018).

Ditambahkannya, diharapkan pesertab dalam kegiatan ini dapat meningkatkan produk madu, mampu mengemas madu dengan baik, meningkatkan kualitas madu dan menghubungkan dengan pasar sebagai pengembang pemasaran.

Serta dapat mendukung kegiatan lain yang ada di Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, seperti halnya dengan kegiatan role model yang akan dilaksanakan di zona tradisional Pattiro pada tahun 2018 ini.(*)


BACA JUGA