Kepala Dinas Tenaga Kerja Makassar, Andi Irwan Bangsawan/IST

Deng Ical Apresiasi Kinerja Kadisnaker Makassar Terkait Koordinasi Serikat Pekerja

Rabu, 11 April 2018 | 00:27 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: A Nita Purnama - GoSulsel.com

MAKASSAR, Gosulsel.com – Setiap tahun Hari Buruh Sedunia diperingati oleh seluruh kaum buruh yang ada di dunia, termasuk di Indonesia. Peringatan yang lebih dikenal dengan sebutan May Day, juga bakal dirayakan di kota Makassar.

Mewakili kaum buruh, Ketua DPP Gabungan Serikat Buruh Mandiri Indonesia (GSBMI), Agus Toding dan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Muis, bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Makassar, Irwan Bangsawan, menemui Plt Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal MI, untuk berkoordinasi terkait pelaksanaan peringatan May Day nantinya, di ruang rapat Plt Wali Kota, Selasa (10/04/18).

pt-vale-indonesia

Dalam kesempatan tersebut, Deng Ical mengajak serikat pekerja secara bersama melakukan penanaman 100 ribu mangrove di pesisir pantai Kota Makassar.

“Kegiatan penanaman 100 ribu Mangrove dapat menjadi gerakan bersama sebagai rangkaian kegiatan May Day dengan melibatkan seluruh elemen. Sehingga keterlibatan rekan dari serikat buruh juga sangat diharapkan,” ujar Deng Ical.

Selain itu, Deng Ical mengapresiasi terjalinnya komunikasi yang baik antara pemerintah yakni Dinas Tenaga Kerja dengan Serikat Pekerja sehingga segala kegiatan dapat dikoordinasikan.

“Penting bagi kaum pekerja diberi ruang untuk menyampaikan aspirasinya, dengan cara yang produktif dan juga santun. Dan hal ini pun akan disampaikan pada pihak kepolisian,  agar dapat dipahami bersama bahwa kegiatan peringatan May Day telah dikoordinasikan bersama,” ujar Deng Ical.

Beberapa kegiatan yang akan digelar nantinya menurut ketua GSBMI, Agus Toding yakni kegiatan sosial berupa donor darah, sunnatan massal, dan juga kunjungan ke panti.

“Untuk ajakan pak Wali terkait penanaman Mangrove, kami sangat siap turut andil untuk menyukseskan,” ujarnya.

Selain kegiatan sosial beberapa hal lainnya yakni penyampaian aspirasi pada tanggal 1 Mei serta malam ramah tamah.

“Penyampaian aspirasi serikat pekerja, sebagai simbol bahwa gerakan buruh di Kota Makassar masih tetap ada,” tambahnya.(*)


BACA JUGA