#

Debat Kandidat Pamungkas, Track Record Pemimpin Bersih IYL-Cakka Sangat Menguntungkan

Rabu, 09 Mei 2018 | 15:44 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

Makassar,GoSulsel.com – Track tecord pemimpin yang bersih akan menjadi jualan ampuh kandidat pada debat pamungkas KPU Sulsel malam ini. Berkaitan dengan tema kerifan lokal dan isu korupsi, tentu akan menguntungkan kandidat tertentu. Tergantung dari track recordnya.

Direktur lembaga survei dan konsultan politik Epicentrum Politica, Iin Fittiani mengatakan, pada dasarnya semua pemilih pasti ingin memilih pemimpin yang bersih. Sehingga paslon harus track record lewat retorika.

“Semua pemilih pasti menginginkan pemimpin yang bersih, tapi debat pamungkas malam ini tentu jadi ajang pertaruhan bagi para paslon untuk megeluarkan seluruh kemampuannya dalam meyakinkan calon pemilih lewat retorika mereka,” kata Iin, sapaanya, Rabu (9/5/2018).

Dia menjelaskan, track record pemimpin yang bersih akan memiliki pengaruh besar pada debat kandidat pamungkas kali ini. Apalagi bagi pasangan calon yang merupakan mantan kepala daerah yang memiliki jejak pemimpin yang bersih.

Diketahui, pasangan nomor 4, Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) selama ini mengkampanyekan pemimpin yang bersih. Di beberapa kegiatan, Ichsan dengan terang-terangan menggunakan stiker ‘berani lawan korupsi’. 

Tidak hanya itu saja, saat menjadi kepala daerah, keduanya telah mengoleksi banyak penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Tentu penghargaan itu menjadi paramater kepemimpinan IYL-Cakka yang telah teruji. Iin yang dikonfirmasi lebih jauh mengatakan, tentu prestasi itu akan berpengaruh dan menguntungkan IYL-Cakka.

“Pasti akan berpengaruh,tinggal bagaimana strateginya supaya sampai ke masyarakat,” kata Iin.

Dia menyarankan, agar presrasi itu sampai ke masyarakat, kandidat baiknya melakukan penguasaan materi debat, pemahaman peran dalam debat, ketepatan waktu. 

“Dan juga penyampaian pesan dengan bahasa sederhana, jangan terlalu banyak contoh dan istilah yang tinggi. Karena bukan lagi saatnya mengupas isi program mereka, tapi langsung membedah intinya apa yang mereka akan lakukan,” tandasnya.(*)


BACA JUGA