Bupati Perintahkan Tangkap Oknum Penimbun Bahan Pokok Jelang Ramadan & Lebaran

Senin, 14 Mei 2018 | 15:55 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Afrilian Cahaya Putri - GoSulsel.com

Gowa, Gosulsel.com – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan memerintahkan petugas agar menangkap oknum yang sengaja menimbun kebutuhan pokok jelang puasa dan ramadan.

Hal itu disampaikan saat High Level Meeting dengan TNI, dan Polri di Baruga Karaeng Pattingalloang, Senin (14/5/2018). 

“Kita duduk disini bersama-sama guna melakukan kesepakatan untuk membahas terkait pengendalian harga bahan pokok agar stoknya tetap aman di pasaran, dan proses pendistribusiannya,” jelas Bupati Adnan. 

Terkait pengendalian harga, Bupati Adnan mengatakan, pengendalian sesuai dengan harga eceran tetap yg trlah ditentukan. Jika kenaikan nya hanya 10 persen Bupati Adnan mengatakan tidak ada masalah. 

“Sebab dibulan suci Ramadan, dimana-mana juga orang bisa mengambil rejeki sebanyak-banyaknya, oleh karena itu jika dinaikkan 10 persen tidak ada masalah. Itu masih dalam batas toleransi, tetapi kalau dia sudah naik diatas 10 atau 20 persen, baru kita lakukan pengendalian apapun yang terjadi harus dilakukan pengendalian,” jelas Adnan. 

Dengan demikian, sisa bagaimana pemerintah Kabupaten Gowa mengatur ritme kenaikannya. 

Bupati juga mengatakan, Pemkab Gowa juga tidak perlu melakukan pasar murah, mengingat Gowa sebagai penyuplai bahan pokok ke Makassar, dan hingga saat ini kondisi stok barang di Gowa aman-aman saja.

Tak hanya itu, Bupati juga mengatakan, harus memastikan bahwa stok bahan pokok di Gowa aman. 

“Pemerintah bersama stekholder harus memastikan bahwa stok menjelang bulan ramadan dan idul fitri harus aman,” tambah Bupati Adnan. 

Selanjutnya yang terpenting adalah memastikan distribusi pasokan bahan pokok aman. Demi mencapai distribusi yang aman ini pemda gowa harus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. 

“Mengingat sebagian besar wilayah Kabupaten Gowa adalah pegunungan, dan dengan cuaca yang tidak menentu seperti kita khawatirkan adanlingsor dan sebagainya, mungkin bisa diantisipasi dengan penggunaan helikopter. Kita mungkin bisa bekerja sama dengan TNI AU jika hal tersebut nantinya terjadi dan menghambat proses distribusi bahan makanan dari Gowa,” 

Bupati Adnan pun dengan tegas mengatakan agar semua distributor barang di Gowa tidak melakukan penimbunan barang menjelang ramadan dan idul fitri. Tak tanggung-tanggung, Bupati Adnan bahkan memerintahkan untuk menangkap distributor barang yang melakukan penimbunan barang.

“Bila perlu beri sanksi tegas dari Disperindag, kalau perlu orangnya tangkap pak, bapak dapat pahala kalau tangkap orang begitu di bulan ramadan,” ucap Adnan dihadapan Dandim 1409 dan Wakapolres Gowa yang sempat hadir. 

Hal ini disampaikan Bupati Adnan sebagai bentuk komitmen Pemda Gowa memerangi oknum yang melakukan penimbunan bahan pokok di pasaran.(*)


BACA JUGA