Kolom Kosong Unggul, Begini Tanggapan ARA

Kamis, 28 Juni 2018 | 06:08 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: A Nita Purnama - GoSulsel.com

Makassar, Gosulsel.com – Berdasarkan penghitungan quick count yang dilakukan oleh beberapa lembaga survei menunjukkan bahwa kolom mosong mengungguli pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Makassar. 

Saat ditemui di kediaman walikota Makassar untuk menyaksikan bersama quick count, Ketua DPC Demokrat Makassar, Adi Rasyid Ali (ARA) mengatakan bahwa tim DIAmi akan mengawal setiap penghitungan suara hingga ke kecamatan.

“Kami dari panglima, mulai dari tim DIAmi, mulai dari relawan kolom kosong, itu sudah bahu membahu mengawal setiap perhitungan suara mulai dari tingkat TPS sampai tingkat kecamatan nanti, penjagaan,” ujar Wakil Ketua DPRD Makassar itu.

Diungkapkannya, Partai Demokrat mengerahkan kekuatannya dengan mensosialisasikan kolom kosong sejak pasangan Ramdhan Pomanto – Indira Mulyasari (DIAmi) didiskualifikasi.

“Semua 15 pimpinan anak cabang partai demokrat bersosialisasi dengan kolom kosong. Ada spanduk-spanduk kita sebarkan ke masyarakat dan ingat yang pertama kali sosialisasi kolom kosong pasca Pak Danny didiskualifikasi adalah Partai Demokrat, disaat orang belum mensosialisasikan kolom kosong,” ungkapnya.

Kemenangan kolom kosong ini, menurutnya, adalah kemenangan masyarakat kota Makassar bersama Danny Pomanto dan Partai Demokrat.

“Kalau kami sendiri dikeroyok, kami kalah, biasa. Tapi kalau kami dikeroyok kami menang, kan luar biasa. Tapi ini kemenangan rakyat kota Makassar bersama Danny Pomanto bersama Partai Demokrat,” tutupnya.(*)


BACA JUGA