Andi Luhur Priyanto, Dosen Ilmu Pemerintahan di Unismuh Makassar

KH. Ma’ruf Amin Cawapres Jokowi Incar Pemilih Muslim NU, Ini Tanggapan Pengamat Unismuh Makassaar

Jumat, 10 Agustus 2018 | 16:37 Wita - Editor: Irwan AR - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com – Keterlibatan tokoh karismatik Nahdatul Ulama (NU), KH. Ma’ruf Amin pada kontestasi Pilpres dipastikan akan berpengaruh pada pilihan politik sebagian idividual nahdiyyin. Meski secara organisasi, NU masih bisa memisahlan aktivitas organisasi dengan aktivitas politik praktis.

Hal ini dikatakan oleh pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Andi Luhur Priyanto saat dimintai tanggapan berkaitan keterlibatan Ma’ruf Amin sebagai kontestan pendamping Capres petahana, Joko Widodo.

“Secara organisasi, sepertinya NU mampu memisahkan aktivitas organisasi dengan aktivitas politik praktis. Meskipun secara individual, elit dan massa NU telah memilih posisi politiknya,” kata Luhur, melalui pesan WhatsApp, Jumat (10/8/2018).

Dia menilai, pilihannya relatif soft. Semua Ormas, kata dia, juga pada akhirnya berpolitik, baik secara langsung atau tidak langsung.



Apalagi, dia menilai bahwa Jokowi dan NU selama ini ada hubungan pembelajaran timbal balik.

PSI Sulsel Beberkan Pasangan Jokowi-Ma’ruf Libatkan Koalisi Partai

“Selama ini juga hubungan Jokowi dan NU juga bersifat resiprokal. Pilihan Jokowi mengambil Ma’ruf Amin, tokoh kharismatik di NU, dan mengenyampingkan Mahfud MD tokoh NU yang lain, cukup terterima dan tanpa resistensi berarti,” tuturnya.(*)


BACA JUGA