Kepala BKPSDM Bulukumba, Andi Ade Ariady
Kepala BKPSDM Bulukumba, Andi Ade Ariady

Jadwal Pendaftaran CPNS Terancam Diundur, BKD Bulukumba Tunggu Surat Resmi BKN

Senin, 17 September 2018 | 21:33 Wita - Editor: Irwan Idris - Kontributor: Asmaun - Gosulsel.com

Bulukumba, Gosulsel.com — Jadwal pendaftaran CPNS 2018 yang direncanakan mulai dibuka pada 19 September 2018 terancam molor. Hal ini diduga disebabkan belum siapnya Badan Kepegawaian Negara (BKN) membuka pendaftaran dengan sistem online melalui portal sscn.bkn.go.id.

Kepala BKPSDM Bulukumba, Andi Ade Ariady mengungkapkan, dari hasil konsultasi dengan BKN bersama pemerintah daerah pada jumat pekan lalu, kemungkinan jadwal pendaftaran diundur hingga 26 September 2018 mendatang.

pt-vale-indonesia

Pengunduran jadwal ini juga, menurut dia, menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk meng-input data isian formasi CPNS mulai tanggal 19 sampai 26 September. Padahal sebelumnya batas waktu penginputan hanya sampai 19 September 2018.

“Dari informasi terakhir yang kami terima, jadwal pendaftaran nanti baru dimulai pada 26 September. Tapi jujur saja, sebenarnya kami di daerah sudah siap membuka pendaftaran, tapi karena BKN belum siap, ya kondisi itu harus diterima,” kata Andi Ade Ariadi, Senin (17/9/2018).

Dikatakan, pengunduran pendaftaran diduga disebabkan belum siapnya panitia seleksi nasional (panselnas) membuka pendaftaran secara online atau maintanance aplikasnya belum siap. Malah, sistem pendaftaran satu pintu ini dinilai cukup rumit karena mancakup seluruh kementerian/lembaga, pemprov serta kabupaten/kota.

Namun meski begitu, lanjut Ade, pihaknya tetap menunggu keputusan resmi BKN terkait informasi pengunduran jadwal tersebut. Apalagi, kata dia, aturan dan mekanisme pendaftaran CPNS masih dapat berubah sesuai kondisi dan kebutuhan.

“Jadi ini belum fix karena kami masih menunggu persuratan resmi BKN, sebab informasi bisa berubah kapan saja. Tapi yang pasti kami sudah siap mengumumkan formasi CPNS kapan saja atau sesuai tanggal ditentukan sebelumnya pada 19 September,” katanya. (*)