Kedubes Belanda Kepincut Kerjasama Dinas Pendidikan Sulsel

Jumat, 28 September 2018 | 14:18 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

Makassar, Gosulsel.com — Kinerja memuaskan Dinas Pendidikan Sulsel ternyata menarik perhatian Kedutaan Besar (Kedubes) Belanda. Mereka mengirim wakil Kedubes menemui Kadis Pendidikan Irman Yasin Limpo di ruang kerjanya, Kamis (27/9/2018).

Mereka yang datang menemui mantan Kadis Perindustrian dan Perdagangan Sulsel itu adalah Wakil Kedubes Belanda Joost Nuijten dan Senior Advisor Charly Raya Leoloko.

pt-vale-indonesia

Joost yang juga Deputy Head of Economic Departement of Embassy of the Kingdom of the Netherland kepada None, sapaan akrab Irman, menjelaskan bahwa kedatangan dan pilihannya ke Disdik Sulsel karena kinerja Disdik yang selama ini baik.

“Kami ke sini dengan beberapa tujuan kerja sama yang menurut penilaian kami jika dengan Disdik Sulsel tentu akan berjalan baik. Kami tahu Disdik Sulsel berkinerja baik selama ini,” kata Joost.

Ia mengemukakan rencana penjajakan kerjasama Belanda dan Pemprov Sulsel dalam pengembangan SMK terutama pada bidang Agriculture (pertanian) dan Kemaritiman.

Selain kedua bidang itu, bidang lain seperti Pariwisata dan Bisnis juga menjadi perhatian untuk dibicarakan lebih lanjut secara teknis. Joost juga menambahkan, berdasarkan upaya yang dilakukan Disdik Sulsel selama ini dalam mengembangkan kompetensi guru, maka pihaknya juga merencanakan kerjasama peningkatan kompetensi guru SMK untuk bidang-bidang tersebut.

None menyambut baik rencana tersebut mengaku telah menunjuk beberapa jajarannya untuk melakukan komunikasi teknis dalam menindaklanjuti pembicaraan tersebut

Pertemuan tersebut berlangsung sekitar satu jam dalam suasana santai. None beberapa kali berkelakar kepada dua tamunya tersebut. Ia didampingi Melvin Sahabuddin, Kabid PKPLK Disdik Sulsel dan Kabid Pengembangan SMK, Ruslim.

Selama kepemimpinan None, setidaknya ada 4 Kedubes negara-negara asing yang telah bekerja sama dengan Disdik Sulsel dalam hal peningkatan kompetensi dan akselerasi pendidikan di Sulsel. Negara tersebut antara lain Australia, Malaysia, dan Belgia.(*)


BACA JUGA