Caleg NasDem Wajo, Arif Saleh saat bercengkrama dengan warga di salah satu kafe/IST
#

Arif Saleh Harap Orang Wajo Tak Saling “Bombe” karena Beda Pilihan Politik

Rabu, 31 Oktober 2018 | 18:07 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

Wajo, Gosulsel.com – Calon anggota DPRD Wajo Dapil I Kecamatan Tempe, M.Arif Saleh, memang punya ketulusan pulang kampung untuk mengabdi. Kader Partai Nasdem nomor urut 7 ini, mengajak semua elemen masyarakat, serta kontestan agar momentum Pemilu 2019 menjadi pesta demokrasi bersama.

Alumnus As’adiyah ini, menaruh harapan besar, agar Pemilu 2019 tidak dijadikan ruang untuk saling menebar kebencian, apalagi sampai merusak hubungan antara satu dengan yang lainnya.

Menurut dia, apapun pilihan politik kita, maka silaturahmi harus tetap terjalin. Bukan justru melebarkan perbedaan, apalagi sampai bermusuhan atau saling ‘bombe’. Baginya, adu gagasan dan kreativitas mesti ditonjolkan.

“Kita harus bersepakat untuk menerima dan menghargai setiap perbedaan. Apapun pilihanta’, silaturahmi harus tetap terjalin,” kata Arif Saleh, Rabu (31/10/2018).



Menurut Arif, warga harus dibebaskan atau berani menentukan pilihannya sendiri sesuai hati nurani. Bukan dengan cara dipaksa, diintimidasi, atau hak suaranya dibeli melalui pendekatan politik uang.

“Ini tanggung jawab kita bersama menghadirkan pemilu yang berkualitas dan bermartabat. Penyelenggara, kontestan, serta elemen masyarakat mesti berperan aktif mencegah praktek politik uang, maupun prilaku saling menjelekkan,” harap Arif Saleh yang juga eks pengurus pusat Himpunan Pelajar Mahasiswa Wajo (Hipermawa).

Selain itu, elemen masyarakat harus berani memberi efek jera ke kontestan yang ingin melakukan politik uang. Baginya, masyarakat Wajo harus menjadi contoh yang baik dalam menentukan pilihan. Seperti mempertimbangkan rekam jejak kontestan, komitmennya, maupun gagasan-gagasannya.

Halaman:

BACA JUGA