Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman dilantik oleh Presiden Jokowi di Istana Negara, Rabu, 5 September 2018/IST

Nurdin Abdullah Tuduh Banyak Oknum ‘Kompor’ Persoalan TP2D Sulsel

Jumat, 02 November 2018 | 19:52 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

Makassar, Gosulsel.com – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) menuduh polemik keberadaan Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Sulsel yang semakin memanas belakangan ini, karena adanya pihak-pihak yang sengaja memantik perselisihan.

Nurdin beranggapan bahwa Gubernur dan Wakil Gubernur cuma satu tentu harus dibantu TP2D Sulsel, menyoal wacana penggunaan hak interpelasi DPRD, Dia menganggap bahwa telah terjadi perbedaan pandangan.

pt-vale-indonesia

“Jadi saya minta bersabar dulu tunggu hasilnya. Kalau anggota dewan itu hanya beda persepsi, banyak sekali juga yang kompor-kompori,” tuduhnya.

Baca Juga: Gubernur Janji Bubarkan TP2D, Tapi Begini Syaratnya

Pasangan Andi Sudirman Sulaiman itu menilai, keberadaan TP2D Sulsel sangat penting untuk membantu pemerintah provinsi melakukan sinergi visi-misi gubernur dan wakil gubernur agar dapat diterjemahkan dengan baik oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Meski begitu, berbagai kalangan menilai, ranah kerja TP2D Sulsel terlalu jauh menyampuri urusan OPD, bahkan kuat dugaan TP2D diberi wewenang melampaui tugas-tugas OPD.

Agar Anda tahu, wacana penggunaan hak interpelasi oleh DPRD Sulsel kepada Gubernur NA semakin bergulir beberapa hari ini.(*)


BACA JUGA