Menteri PPPA, Prof. Yohana Susana Yembise menyerahkan penghargaan kepada Ketua IGI Sulsel dan IGI NTB, Abdul Wahid Nara dan Ernawati di Sasana Budaya Ganesa ITB Bandung, Minggu (16/12/2018)

Dukung SRA, IGI Sulsel Dapat Penghargaan dari Menteri PPPA

Senin, 17 Desember 2018 | 08:38 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Ikatan Guru Indonesia (IGI) Provinsi Sulawesi Selatan mendapat penghargaan kategori lembaga masyarakat pendukung aktif sekolah ramah anak (SRA) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Selain IGI Sulsel, IGI Nusa Tenggara Barat juga menerima penghargaan tersebut.

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Menteri PPPA, Prof. Yohana Susana Yembise dan diterima masing-masing Ketua IGI Sulsel dan IGI NTB, Abdul Wahid Nara dan Ernawati di sasana budaya ganesa ITB Bandung, Minggu (16/12/2018).

Turut mendampingi dalam penerimaan penghargaan tersebut Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Pada acara penganugrahan Kabupaten/kota Layak Anak, Yohana mengatakan isu perempuan dan anak adalah cross cutting issues dan melebur disetiap lini pembangunan. 

“Untuk memecahkan berbagai permasalahan yang terkait dengan perempuan dan anak tentunya dibutuhkan koordinasi yang kuat dari semua pemangku kepentingan yang ada mulai dari pemerintah sampai ke masyarakat,” kata Yohana.

Dia melanjutkan, tidak mungkin kementrian PPPA yang kerja sendiri, tetapi harus semua pihak. “Termasuk lembaga masyarakat” tambahnya.

Sementara itu, ketua IGI Sulsel Abdul Wahid Nara menjelaskan, jika peran guru dalam mensukseskan sekolah ramah anak sangat besar, sehingga organisasi guru mesti mendorong anggotanya dalam mensukseskan SRA tersebut.

“Kita berharap agar generasi bangsa Indonesia didik dengan baik, cerdas dan penuh keramahan, sehingga generasi kita lahir dan mampu membesarkam bangsa ini,” jelas Wahid Nara yang juga mantan ketua BEM UNM ini.

Dia melanjutkan,kekerasan terhadap anak bisa terjadi jika disekolah tidak dilakukan pembiasaan bertindak ramah kepada anak. 

“Guru harus tampil digarda terdepan dalam melahirkan generasi yang siap membesarkan bangsa ini” jelasnya.

Dalam kegiatan yang bertajuk Kabupaten/Kota Layak Anak ini dihadiri ribuan undangan dari berbagai kalangan pejabat, anak-anak, perempuan.(*)


BACA JUGA