Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Busranuddin Baso Tika

Harap Gubernur Minta Masukan Dewan Sebelum Tetapkan Pj Wali Kota, Ini Alasan Legislator BBT

Rabu, 16 Januari 2019 | 13:24 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Busranuddin Baso Tika mengungkap alasannya, kenapa berharap Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah meminta masukan dewan sebelum menetapkan pelaksana jabatan (Pj) Wali Kota Makassar.

Hal ini diungkapkan BBT, akronim nama Busranuddin Baso Tika mengingat sisa masa jabatan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto tinggal terhitung kurang lebih 4 bulan lagi. Masa jabatan Danny akan berakhir tanggal 8 Mei 2019.

BBT menuturkan, jabatan Wali Kota akan mengalami kekosongan hampir kurang lebih 18 bulan ke depan dan akan diisi oleh Pj. Olehnya, kata dia Pj harus betul-betul bisa bersinergi dengan anggota DPRD Makassar, untuk memastikan bahwa roda pemerintahan berjalan baik.

“Walau bagaimanapun Pj yang akan ditunjuk Gubernur ini akan bekerja sama dengan DPRD untuk menjalankan roda pemerintahan. Di mana kita akan dipimpin oleh Wali Kota yang belum punya visi dan misi, mau diarahkan kemana ini kota Makassar, makanya harus bersinergi. Supaya masyarakat menilai pemerintah yang ditunjuk oleh Provinsi itu betul-betul objektif dan mapan memimpin kota Makassar,” kata BBT, Rabu (16/1/2019).



Dia melanjutkan, saat mestinya sudah ada ancang-ancang siapa Pj Wali Kota Makassar. Olehnya dia berharap NA segera menanggapi harapan DPRD Makassar.

“Kita berharap pak NA segera menanggapi ini,” ujar BBT yang juga adalah Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Makassar.

Dilanjutkan BBT, Gubernur memang sudah seharusnya meminta masukan dewan. “Kalau pak Gubernur minta semacam input dari kita, maka kita akan kasi,” tandasnya.(*)


BACA JUGA