Caleg Gerindra Makassar, Imran Rosyadi Adnan

Strategi Caleg Gerindra H. Imran Maksimalkan 3 Bulan Masa Kampanye

Minggu, 20 Januari 2019 | 18:11 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Calon anggota legislatif (Caleg) DPRD Kota Makassar, Imran Rosyadi Adnan memanfaatkan masa kampanye yang tersisa kurang lebih 3 bulan lagi dengan cara yang terstruktur dan terukur. Hal ini diharapkan agar elektabilitas bisa meningkat signifikan hingga hari pemilihan 17 April 2019 mendatang.

Selain menjaga basis dan kerja data, Caleg Dapil 5, meliputi Kecamatan Mariso, Mamajang dan Tamalate ini mengedepankan pendidikan politik untuk menggaet simpati pemilih rasional.

“Saat kami turun ke bawah, pendidikan politik kami kedepankan. Artinya kami tahu betul bahwa tidak benar mendidik calon pemilih dengan cara yang pragmatis. Ini yang paling penting termasuk dengan cara-cara politik santun,” kata H. Imran, Minggu (20/1/2019).

Dia mengaku, selama ini selain melakukan kampanye, juga melakukan dialog interaktif, bertukar pikiran dengan masyarakat berkaitan pendidikan politik. Tidak hanya itu saja, di akhir pertemuannya dengan masyarakat, dia mengaku sering mengimbau agar masyarakat memanfaatkan hak pilihnya untuk meningkatkan partisipasi pemilih.



“Di setiap acara sosialisasi, saya kadang menjawab pertanyaan-pertanyaan masyarakat berkaitan dengan pendidikan politik. Kami punya tanggung jawab moral untuk mendongkrak tingkat paritisipasi pemilih. Bagaimana pun juga kehadiran Caleg erat hubungannya tingkat paritisipasi pemilih,” jelas H. Imran didampingi Master Campingnya, Akbar Malik.

Sementara itu, Akbar Malik mengatakan, kerja terstruktur dan terukur yang dia lakukan adalah menetapkan target, serta mensingkronisasi dengan progres yang dia lakukan. Dia mengaku targetnya 10 ribu yang terinput dalam data internal, hingga saat ini progresnya sudah mencapai 7.249 per tanggal 12 Januari 2019.

“Tapi masih ada yang belum kita imput, ada dua kelurahan di Kecamatan Mamajang dan 1 Keluarahan di Kecamatan Tamalate. Target kami tetap realistis berada diangka 10 ribu, tapi kita masih antisipasi margin of errornya sampai 5 persen,” tuturnya.

Masih lanjut Akbar, sebagai orang yang dipercayai mengatur jaringan H. Imran, pihaknya sudah menjadwalkan maintenance tim pada Februari 2019 mendatang. Maintenance tim yang dimaksud adalah menjaga calon pemilih yang sudah terinput dalam data.

“Kenapa kami lakukan ini? Agar jangan sampai Caleg yang lain sudah mulai sistematis dan massif jalan megiris kita punya calon pemilih. Jadi kita akan lanjutkan konsolidasi tim secara berkala,” kata dia.

Selain menjaga calon pemilih yang ada, dia juga mengaku tetap membuka titik baru pada segmen pemilih tertentu, hanya saja cenderung lebih selektif. Dalam artian benar-benar dari kalangan swing voters yang berniat mendukung H. Imran.

“Selain mempertahankan yang sudah ada, kami hampir tiap hari ada yang datang menyatakan sikap tapi itu selektif kita terima,” ucapnya.

Saat ditanya langkah taktis agar kepentingan Pilpres dan Pileg bisa jalan seirama, dia mengatakan H. Imran dalam setiap lawakan politiknya juga mengkampanyekan usungan Gerindra, yakni Prabowo Subianto – Sandiaga Salahuddin Uno.

“Bisa kita lihat di beberapa APK (alat peraha kampanye) itu selalu kami sandingkan dengan Paslon 02 dan beliau (H. Imran). Tapi kami juga memilah jika ada pendukung dari Capres 01. Kami pahami bahwa mereka memiliki hak konstitusi dalam menentukan pilihan,” tandasnya.(*)


BACA JUGA