Pembersihan tanah longsor yang memutus jalan poros Malino, Rabu 23 Januari 2019.
#

Seluruh Alat Berat Milik Pengusaha di Gowa Siap Digunakan Tim Evakuasi

Rabu, 23 Januari 2019 | 19:50 Wita - Editor: Irwan AR -

GOWA, GOSULSEL.COM — Pada rapat koordinasi, pagi tadi Rabu (23/1/2019) seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Gowa, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan sempat menyinggung kesiapan pengusaha/kontraktor di Gowa untuk membantu peralatan alat-alat berat.

Alat-alat berat seperti eskavator sangat dibutuhkan terutama membuka kembali akses jalan titik yang tertimbun longsor di daratan tinggi. Hari kedua pasca bencana cuaca ekstrim di kabupaten Gowa di fokuskan untuk melakukan evakuasi di daratan tinggi yang banyak dilanda longsor. Bahkan tercatat enam jembatan terputus akibat banjir. Juga sekira 23 korban tertimbun longsor, hingga pukul 19.26 wita, data yang masuk total 5 korban ditemukan meninggal.

“Kita akan bagi tiga tim yang akan fokus untuk evakuasi di daratan tinggi dan setiap tim memuat seluruh unsur baik dari Kepolisian, Kodim, Pemkab dan Basarnas. Seluruh tim akan disiapkan alat berat untuk membuka akses yang tertimbun longsor, saya sudah telpon pengusaha di gowa dan mereka sudah siap,” ungkap Adnan.

Hal ini turut dibenarkan oleh Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Gowa, Omar Muhammad Sahar yang juga hadir dalam rapat koordinasi terkait penanganan bencana.



“Ya seluruh alat-alat stanby dan bisa dipakai kapanpun dibutuhkan, nanti dikoordinasi dinas PU,” ungkap Omar. (*)


BACA JUGA