Wapres Jusuf Kalla didampingi Bupati Gowa mengunjungi dan melihat langsung kondisi Bili-bili pasca bencana banjir, Minggu (27/1)

Jika Tambang Galian di Gowa Ditutup, Adnan: Saya Senang, Jalanan Tidak Dirusak Truk

Minggu, 27 Januari 2019 | 23:04 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM – Kehadiran tambang galian C yang berada di bantaran Sungai Jeneberang ditengarai menjadi salah satu faktor terjadinya banjir yang melanda Kabupaten Gowa pekan lalu.

Bupati Gowa, Adnan Purictha Ichsan YL saat ditanya terkait tembang tersebut mengatakan bahwa jika tambang tersebut ditutup, salah satu daerah yang akan terkena dampaknya adalah Kota Makassar.

Orang nomor satu di Gowa ini menjelaskan bahwa selama ini pembangunan gedung di Kota Makassar menggunakan material dari tambang yang berada di Kabupaten Gowa tersebut.

“Pasti orang yang paling tidak senang itu orang Makassar. Kenapa, karena semua bahan material seluruh pembangunan yang ada di Kota Makassar, itu mengambil bahannya di tambang galian C tersebut,” kata Adnan usai mengikuti pertemuan bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Gubernur Sulsel, Minggu (27/1/2019).



Namun, Bupati termuda di Kawasan Timur Indonesia tersebut sangat senang jika tambang yang berada di wilayahnya tersebut ditutup. Ia menyebutkan bahwa salah satu faktor penyebab rusaknya jalan di Kabupaten Gowa yaitu hadirnya mobil truk pengangkut hasil tambang yang melebihi kapasitas jalan.

“Kalau dikatakan pemerintah Kabupaten Gowa senang kalau tambang ditutup?  maka saya katakan saya sangat senang sekali, karena jalan-jalan saya tidak ada yang rusak. Rata-rata truk tambang itu kan 10 roda melebihi tonase dari jalan yang ada. Jadi kalau tambang itu ditutup saya senang sekali karena jalan saya bisa bagus dan bisa tahan lama,” tandasnya.(*)


BACA JUGA