Kementrian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia melalui Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos RI, Harry Hikmat menyerahkan bantuan kepada korban banjir dan tanah longsor, kepada Pemerintah Kabupaten Gowa yang dalam hal ini diterima langsung oleh Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Senin (28/1) sore.

26 Orang Korban Bencana di Gowa Dapatkan Santunan

Selasa, 29 Januari 2019 | 00:22 Wita - Editor: Irwan AR -

GOWA,GOSULSEL.COM — Kementrian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia melalui Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos RI, Harry Hikmat menyerahkan bantuan kepada korban banjir dan tanah longsor senilai Rp 546.908.450,- kepada Pemerintah Kabupaten Gowa yang dalam hal ini diterima langsung oleh Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Senin (28/1) sore.

Bantuan tersebut berupa santunan kematian bagi korban banjir dan tanah longsor sebesar Rp 390.000.000,- kepada 26 orang, setiap orangnya masing -masing mendapatkan Rp 15.000.000,-. Selain itu juga diserahkan bantuan berupa logistik senilai kurang lebih Rp 44. 338.450,- , serta bantuan berupa perahu karet senilai Rp 112.570.000,-.

“Kehadiran kami disini mewakili Presiden RI Joko Widodo, dan juga langsung disampaikan kepada Wakil Presiden RI, Yusuf Kalla untuk sesegera mungkin memberikan santunan kepada ahli waris agar dapat mengurangi beban dari keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.



Dia juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Gowa untuk mengaktifkan kembali kampung siaga bencana dengan memberikan beberapa kawasan yang masuk daerah rawan bencana agar potenai bencana sedini mungkin dapat kita antisipasi.

Sementara, Kepala Dinas Sosial Prov Sulsel, H Ilham Al Gazaling, pemberian santunan menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dari Kemensos RI kepada Pemerintah Prov Sulsel terhadap musibah yang melanda di beberapa wilayah Sulsel.

“Pemberian santunan ini secara keseluruhan akan memberikan manfaat kepada ahli waris. Gubernur Sulsel juga sangat mengapresiasi dan menyampaiakan terima kasih kepada Bupati Gowa yang tak henti- hentinya memberikan informasi kepada kami tentang perkembangan yang ada di wilayah Gowa,” tuturnya.

Diwaktu yang sama Bupati Gowa menjelaskan bahwa Kabupaten Gowa ini terdiri dari dua bagian yakni dataran rendah dan dataran tinggi. “Pada selasa minggu lalu Kabupaten Gowa mendapatkan musibah di dua bagian ini, didataran rendah kami mendapatkan bencana banjir dan dataran tinggi berupa tanah longsor,”katanya.

Sebagai orang Bugis Makassar, lanjutnya, mereka tidak hadir ketika kita dalam kesenangan, tapi filosofi orang Bugis Makassar mereka juga hadir ketika kita mengalami sebuah kedukaan.

“Kehadiran bapak Dirjen ditempat ini dan memberikan santunan pula kepada korban yang ditinggalkan adalah sebuah tanda bahwa bapak telah menjalankan sebuah filosofinya orang Bugis Makassar dan itu dijawab langsung pada hari ini. Memang yang dibutuhkan bukan berapa banyak dan besar sebuah bantuan, tetapi yang dibutuhkan oleh Pemkab Gowa adalah hadirnya perhatian dari pemerintah pusat terhadap bencana yang adadi Kab Gowa,” ucap orang nomor satu di Gowa


BACA JUGA