Mayat Alimuddin tersengat listrik di sekitar empang, Sabtu (16/2/2019)
#

Cari Kepiting di Empang, Warga Kamanre Ini Tewas Tersengat Kabel Telanjang

Sabtu, 16 Februari 2019 | 15:49 Wita - Editor: Irwan Idris - Kontributor: Eki Dalle - Gosulsel.com

LUWU, GOSULSEL.COM —  Alimuddin ditemukan tak bernyawa di sekitar lokasi empang milik Perusahaan PT. Kemilau Bintang Timur (KBT), Dusun Wara, Desa Wara Kecamatan Kamanre, Sabtu (16/2/2019) sekitar pukul 09.00 Wita.

Lelaki berumur 41 Tahun ini diduga tewas akibat tersengat arus listrik dari kabel telanjang yang membentang dari lokasi penemuan mayat hingga ke sarang walet dan empang milik mantan Kajari Luwu, Zeth Tandung Allo.

pt-vale-indonesia

Kabel telanjang yang menyegat Alimuddin diketahui tidak menggunakan standar keamanan yang baik. Terlebih, listrik dari kabel yang digunakan sebagai alat pengaman lokasi empang itu tertutupi rerumputan, sehingga tidak terlihat oleh korban.

Menurut Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Faisal Syam, kronologi peristiwa bermula pada hari Jumat (15/2/2019) kemarin, sekira pukul 07.30 Wita korban keluar dari rumah dengan maksud untuk mencari kepiting.

Namun hingga larut malam, korban Alimuddin tak kunjung pulang ke rumah. Keluarga yang khawatir akhirnya memutuskan mencari keberadaan Alimuddin.

“Dari keterangan para saksi, korban ditemukan oleh Reski yang tak lain adalah anak korban bersama sepupunya Rustam pada hari sabtu, 16 februari 2019 sekitar pukul 09.00 tadi pagi, Saat ditemukan Alimuddin sudah dalam kondisi meninggal dunia,” ungkapnya.

“Sesaat setelah ditemukan, anak korban langsung menghubungi keluarganya dan dari pihak keluarga langsung menghubungi pihak kepolisian untuk memberitahukan kejadian tersebut” lanjut AKP Faisal.

Personil Polres Luwu dan Polsek Belopa yang langsung mendatangi TKP, melakukan evakuasi jenazah korban dibantu masyarakat, yang selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Batara Guru.

Menurut dr. Rusli, dari hasil pemeriksaan oleh pihak rumah sakit, dapat disimpulkan bahwa korban telah meninggal lebih dari 24 jam.

“Iya, Murni meninggal akibat terkena arus listrik dan pada tubuh korban tidak ditemukan luka akibat dari benda lain melainkan hanya luka akibat dari arus listrik yaitu luka lebam pada area wajah, terkelupas pada kulit kepala, luka lebam dan terkelupas pada perut dan dada, bengkak pada wajah, terkelupas pada bagian betis dan lebam serta terkelupas pada bagian mata sebelah kiri,” jelasnya.(*)


BACA JUGA