Ratusan Mahasiswa KKN Reguler angkatan 60 UIN Alauddin Makassar tahun 2019, merupakan peserta KKN terbanyak di UIN Alauddin Makassar dan memecahkan rekor peserta terbanyak dari tahun sebelumnya.

KKN UINAM Angkatan 60 Kecamatan Tellu Limpoe Disambut Hangat

Selasa, 26 Februari 2019 | 00:01 Wita - Editor: Irwan AR - Reporter: Jusrianto - Go Cakrawala

BONE, GO SULSEL.COM – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) angkatan 60 penempatan Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Bone disambut baik oleh para pejabat se-Kecamatan Tellu Limpoe.

Hal ini dibuktikan dengan penyambutan penerimaan yang dilakukan oleh para pejabat Kecamatan Tellu Limpoe di Kantor Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Bone, Senin (25/2/2019).

pt-vale-indonesia

Turut hadir dalam penyambutan tersebut Sekretaris Camat (Sekcam) Tellu Limpoe Drs. Muh. Arsyad, perwakilan dari Polsek Tellu Limpoe, Koramil Tellu Limpoe serta Kepala Desa se-Kecamatan Tellu Limpoe dan Dosen Pembimbing.

Koodrinator Camat Tellu Limpoe, Abdul Rahman Ramli mengatakan, dalam KKN UIN Alauddin Makassar yang ditempatkan di Kecamatan Tellu Limpoe berjumlah 109 orang.

“109 sudah ditempatkan masing-masing di desa yang ada di Kecamatan Tellu Limpoe,” ungkapnya

Semnatara itu, Dosen Pembimbing KKN angkatan 60 UINAM Habibi S. Km, M. Kes mengatakan, pihak Kecamatan Tellu Limpoe yang begitu apresiatif menerima KKN UIN Alauddin angkatan 60 ini.

“Saya sangat berterima kasih kepada pejabat Kecamatan Tellu Limpoe, pihak keamanan yakni Koramil dan Polsek Tellu Limpoe. Semoga mahasiswa kami bisa terjaga di sini,” bebernya.

Pihak LP2M UIN ALauddin Baharuddin mengatakan, kedatangan UIN Alauddin Makassar di tempat ini untuk melaksanakan KKN.

“Ini butuh wejangan dari kita semua. Kami berharap untuk dibimbing karena situasi yang ada di sini hanya pihak Kecamatan Tellu Limpoe yang tahu,” paparnya.

Sekcam Tellu Limpoe Drs. Muh. Arsyad sangat berterima kasih kepada KKN UINAM angkatan 60 yang telah mau berpartisipasi di Kecamatan Tellu Limpoe.

“Mari bersama-sama untuk berbaur dengan masyarakat. Di Kecamatan Tellu Limpoe ada 16.000 jiwa. Keadaan alam kami disini yaitu pegunungan. Satu kelebihan tak perlu repot menyediakan AC, karena sudah ada AC alam,” candanya.

“Simpankan kenangan di Tellu Limpoe. Setelah 45 hari disini pasti kalian akan menangis,” jelasnya.(*)


BACA JUGA