Ujian masuk tertulis UMI Makassar jalur non UTBK, Senin (15/7/2019)

Buka Dua Jalur Masuk, Pendaftar Maba UMI Capai 10.168 Orang

Senin, 15 Juli 2019 | 15:36 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — UMI Makassar membuka dua jalur penerimaan mahasiswa baru (maba) tahun 2019. Jalur penerimaan trrsebut yaitu UTBK dan non UTBK.

Jumlah pendaftar maba UMI tahun 2019 dari kedua jalur tersebut mencapai 10.168 orang. Pendaftar dari jalur non UTBK masih lebih besar jumlahnya dibanding jalur UTBK.

“Dari 2 jalur ini, peminat terdaftar 10.168 orang. Yang ikut UTBK 47% dari 10.168, sedangkan non UTBK yag sebentar ini ujian, 53%,” ujar Rektor UMI, Prof Basri Modding, saat jumpa pers di Ruang Rapat Senat Kampus II UMI, Senin (15/7/2019).

Prof Basri Modding (tengah), WR I sekaligus ketua panitia penerimaan maba, Dr. Ir. H. Hanafi Assad (kiri), Ketua YW UMI Makassar, H. Muh. Mokhtar Noer Jaya, saat menghadiri kumpa pers penerimaan maba UMI, di Ruang Rapat Senat Kampus II UMI, Senin (15/7/2019)

Lanjutnya, pendaftar dari jalur UTBK hanya mengikuti tes wawancara, tidak perlu mengikuti tes tertulis masuk. “UTBK tidak ada ujian, hanya tes wawancara dan itu diserahkan ke masing-masing fakultas,” ucapnya.



Sebagai satu-satunya perguruan tinggi swasta yang menerapkan dua jalur masuk, UTBK dan non UTBK, tak heran jika pendaftar pada fakultas favorit UMI kini bisa mencapai 3 kali lipat.

“Kita perlu apresiasi FKG, tahun ini pendaftarnya 168 orang. 3x lipat pendaftarnya dari tahun lalu,” ungkapnya.

Namun, dari 10.168 pendaftar, yang akan diterima menjadi mahasiswa baru di UMI hanya berkisar 5.000 orang. “Kita sesuaikan dengan sarana prasarana yang kita miliki. Kita baru merencanakan paling banyak kuota 5000 orang,” paparnya.

Untuk diketahui, urutan fakultas yang merupakan favorit di UMI adalah Fakultas Kedokteran, Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknik, Fakultas Farmasi, Fakultas Teknologi Industri, Fakultas Sastra, Fakultas Ilmu Komputer, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Pertanian, Fakultas Perikanan, Fakultas Kedokteran Gigi.(*)


BACA JUGA