tersangka dalam aksi pengeroyokan terhadap guru sekolah dasar (SD) Inpres Pabangiang di Kelurahan Tombolo Kecamatan Somba Opu, Kamis (5/9/2019)

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Pengeroyokan Guru SD di Gowa

Kamis, 05 September 2019 | 14:52 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM — Polisi akhirnya menetapkan dua tersangka dalam aksi pengeroyokan terhadap guru sekolah dasar (SD) Inpres Pabangiang di Kelurahan Tombolo Kecamatan Somba Opu, Kamis (5/9/2019).

“Kedua pelaku ditangkap di rumahnya dan diamankan ke Polres Gowa. Kedua pelaku juga adalah bersaudara dan saat ini para pelaku ditetapkan sebagai tersangka pada tanggal 5 September 2019,” ujar Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga.

muhammad-ismak

Kedua pelaku Novalia (N) dan Aprilia (APR) terbukti melakukan kekerasan terhadap salah seorang guru SD Inpres Pabangiang, Astia dalam sebuah tayangan video berdurasi sekitar 20 detik.

AKBP Shinto Silitonga juga menyebutkan bahwa kini dikenakan pasal 170 (1) KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman dengan ancaman hukuman pidana minimal 7 tahun penjara.



Ia juga menambahkan pihaknya akan terus melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut. “Dari hasil penyidikan dan keterangan saksi maka akan ada tersangka lain dengan peristiwa yang berbeda namun terkait dengan kasus penganiayaan terhadap guru,” tambahnya.

Dari kejadian tersebut, Astia guru SD Inpres Pabangiang yang menjadi korban pengeroyokan menderita luka dibagian wajah akibat cakaran oleh kedua tersangka.

Terpisah Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Dr Salam menyebutkan bahwa terkait kejadian tersebut akan melayangkan laporan kasus pengeroyokan terhadap guru dan kekerasan terhadap anak.

“Jadi yang kami laporkan sekarang ini ada dua yang pertama, dari pihak sekolah ibu guru ini melaporkan karena adanya pengeroyokan, kemudian orang tua anak si korban itu yang melapor terkait kekerasan yang dilakukan oleh orang tua pelaku. Itu sekarang kita sudah diserahkan ke polisi untuk diproses lebih lanjut. Setelah kita laporkan Alhamdulillah sudah ditindak lanjut juga,” kata Salam.(*)

BACA JUGA