FOTO: Suasana aksi bersih-bersih di salah satu titik di Kabupaten Gowa dalam rangka memperingati World Cleanup Day/Sabtu, 21 September 2019/Junaid/GOSULSEL.COM

WCD 2019, Pemkab Gowa Gelar Aksi Bersih-Bersih di Ratusan Titik

Minggu, 22 September 2019 | 08:44 Wita - Editor: Muhammad Fardi - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM – World Cleanup Day (WCD) 2019 atau hari bersi-bersih sedunia hari ini serentak digelar 157 Negara. Sementara untuk di Kabupaten Gowa aksi bersih-bersih dalam rangka memperingati WCD 2019 dilaksanakan di ratusan titik bersama komunitas Peduli Gowa.

Kabupaten Gowa sendiri ada ratusan titik yang tersebar, untuk tingkat Kabupaten Gowa disini (Pasar Induk Minasamaupa), 18 titik di ibukota kecamatan se-Kab Gowa, 121 titik pada ibukota desa, dan 46 titik pada ibukota kelurahan, kami bagi agar aksi ini bisa menyeluruh di Kabupaten Gowa,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Marsuki di Pasar Indum Minasamapua, Sabtu (21/9/2019).

muhammad-ismak

Ia juga menyebutkan kegiatan yang mengangkat tema cleanup for peaceful Indonesia terbaru bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, dengan meningkatkan peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan dengan mengelolah sampahnya untuk lingkungan yang bersih.

Sementara itu, Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni sekaligus membuka kegiatan WCD tersebut mengaku, permasalahan sampah bukan hanya menjadi permasalahan Inonesia melainkan seluruh dunia. Sehingga untuk mengatasi masalah dan tantangan tersebut pihaknya bekerja secara kolaboratif dalam semangat gotong royong, salah satunya melalui aksi bersih sedunia ini.

“Ini menunjukkan permasalaha sampah sudah menyebar kedunia dengan menggerakkan WCD serentak 157 negara, tentuny Kabupaten Gowa tidak ingin ketinggalan bekontribusi dalm kegiatan penting. Ini sebagai bentuk kepedulian kita terhadap sampah, terutama sampah plastik yang menjadi isu internasional,” jelasnya.

Selain itu, Abd Rauf membeberkan, Pemkab Gowa juga telah menetapkan Peraturan Bupati no 44 tahun 2018 tentang kebijakan dan strategi daerah pengelolaan sampah rumah tanggga dan sampah sejenis rumah tangga dengan target 30 persen pengurangan sampah tahun 2025,dan 70 persen penanganan sampah 2025. 

“Target ini kita lakukan agar jumlah timbunan sampah bisa berkurang melalui pengelolaan sampah dari sumbernya dengan 3R (reduce, reuce, recycle,” bebernya.

Tak hanya itu, untuk mengurangi sampah platisk, Kr Kio juga menyebutkan Bupati Gowa telah membuat edaran penggunanan tumbler air minum/sbotol isi ulang tanpa menggunakan botol kemasan lagi dibarengi dengan pembentukan bank sampah unit.

Olehnya itu, berharap melalui kegiatan ini, masyarakat bisa mengambil peran dalam menyelamatkan bumi dari sampah sebagai bagian dari gerakan dunia, dengan mengelolah sampah dan menjaga kebersihan lingkungan disekitarnya untuk menjadi Gowa daerah yang bersih, nyaman dan bebas sampah. 

Pada bersih-bersih tingkat Kabupaten Gowa ini, turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Muchlis. Serta melibatkan unsur ASN, TNI, POLRI, komunitas, masyarakat, dan unsur generasi pemuda.(*)


BACA JUGA