Polisi masuk ke masjid menggunakan sepatu saat menyisir sejumlah tempat untuk mencari mahasiswa yang dianggap sebagai provokator

Polisi Kenakan Sepatu Masuk Masjid Cari Pendemo

Selasa, 24 September 2019 | 21:52 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa Makassar di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan berakhir ricuh, Selasa (24/9/2019).

Atas kejadian tersebut polisi lalu menyisir sejumlah tempat untuk mencari mahasiswa yang dianggap sebagai provokator, salah satunya polisi masuk masjid. Namun yang disayangkan polisi masuk ke masjid menggunakan sepatu.

Bahkan aksi polisi tersebut sempat terekam oleh kamera salah mahasiswa. Dalam video berdurasi sekitar 30 detik tersebut terlihat dua orang anggota polisi bersenjata lengkap masuk ke masjid menggunakan sepatu dan menginjak karpet masjid.

Kejadian tersebut diketahui di Masjid Shuhada yang berada di Jalan Urip Sumoharjo yang tidak jauh dari Kantor DPRD Sulsel. Terlihat dalam video tersebut sebagai besar adalah mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar.



Sementara itu, kejadian tersebut dibenarkan oleh salah seorang mahasiswa UIN Alauddin Makassar yang enggan disebutkan namanya. Ia mengaku saat kejadian ia berada di dalam masjid.

“Iye kak pakai sepatu tadi polisi masuk masjid,” katanya kepada Gosulsel.com saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Lanjutnya, ia menjelaskan kejadian tersebut terjadi sesaat usai salat dhuhur. Ia juga mengaku sempat ditarik oleh polisi namun ada pengurus masjid yang menghalau polisi.

“Langsung ji masuk saja tadi polisi pakai sepatu. Sempat ka’ juga na tarik tapi pengurus masjid yang halangi. Dia bilang singgah ji di sini tadi salat. Kejadiannya memang sudah salat dhuhur tadi,” ujarnya.

Ia juga mengaku saat itu bersama temannya tengah lagi berlindung dari asap gas air mata. “Posisi saya tadi di tengah-tengah masjid lagi bicara sama teman karena berlindung dari gas air mata di luar,” tambahnya.(*)


BACA JUGA