Himpunan pelajar mahasiswa (HIPMA) Gowa melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Sultan Hasanuddin perbatasan Gowa - Makassar, Jum'at (27/9/2019)/FOTO/JUNAID

RUU Tak Pro Rakyat, HIPMA Gowa Gelar Aksi Unjuk Rasa

Jumat, 27 September 2019 | 22:46 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM – Himpunan pelajar mahasiswa (HIPMA) Gowa melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Sultan Hasanuddin perbatasan Gowa – Makassar, Jum’at (27/9/2019).

Dalam aksinya Hipma Gowa menuntut pemerintah pusat untuk membatalkan sejumlah Rancangan Undang-undang (RUU) yang tidak pro terhadap rakyat yang disepakati oleh anggota dewan pusat.

“Aksi ini adalah aksi damai untuk menyikapi RUU yang tidak pro terhadap rakyat dan aksi ini juga murni panggilan Nurani bagi kami mahasiswa, Ada beberapa poin RUU yg dibuat oleh DPR yang tidak pro Rakyat dan menghinati rakyat sehingga harus di tinjau kembali demi mendorong proses demokrasi di Indonesia,” kata Syarif selaku jenderal lapangan dalam orasinya.



“Ini baru aksi prakondisi yang kami lakukan dan kami akan tetap lakukan konsolidasi untuk mengawal RUU yang tidak pro terhadap rakyat yang kami anggap mematikan demokrasi di Indonesia” sambugnnya.

Di tempat yang sama, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Hipma Gowa, Riring Hasyim dalam orasinya juga mengungkapkan bahwa aksi tersebut untuk mewakili aspirasi masyarakat.



“Mahasiswa sebagai agent of change dan sosial control turun kejalan untuk menyampaikan aspirasi dan ini juga salah satu bentuk kegelisahan yang di alami masyarakat sehingga kami mewakili mereka untuk menyampaikan aspirasinya,” ungkapnya.

Selain itu, Riring Hasim juga menilai bahwa adanya revisi RUU yang tidak pro terhadap rakyat tersebut menandakan adanya ketidak beresan di tataran anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

“Ini menandakan bahwa DPR hanya memikirkan kepentingan pribadinya tanpa memikirkan kepentingan masyarakat,” tandasnya. (*)


BACA JUGA