Pasang Box Girder, Dishub Minta Kontraktor Tol Layang Tutup Fly Over

Jumat, 04 Oktober 2019 | 16:26 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

MAKASSAR, GOSULSEL.COM– Proyek pembangunan jalan tol Ujung Pandang Seksi 3 yang populer disebut tol layang AP Pettarani memasuki pemasangan box girder. Pemasangan box girder dimulai dari arah tol Sutami.

Dalam waktu dekat, box girder segera dipasang di atas Fly Over (jembatan layang) Pettarani-Urip Sumoharjo. Proses pemasangan box girder ini diperkirakan memakan waktu 3-5 hari.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Sulsel Fahlevi Yusuf mengatakan sejauh ini belum ada undangan rapat koordinasi terkait pemasangan box girder. Termasuk proses rekayasa lalu lintas selama pemasangan box girder.

“Sampai hari belum ada undangan terkait itu. Cuma saya sampaikan kalau itu berpotensi mengakibatkan kecelakaan parah mending di tutup saja,” kata Fahlevi, di Kantor Gubernur Sulsel belum lama ini.



Sekretaris Dinas Perhubungan Sulsel ini menjelaskan kompertemen proyek sangat berbahaya jika jatuh dan menimpa pengguna jalan. Bahkan kerikil pun yang jatuh saat proses pengerjaan sudah membahayakan.

“Saya sudah minta dipasangi jaring di bawahnya. Tapi kalau menggunakan banyak alat, ditutup dan dialihkan saja,” jelasnya.

Sebelumnya, Projects Maneger PT. Wijaya Karya Beton Tbk, Didi Rustadi selaku kontraktor yang mengerjakan jalan tol tersebut, progres pekerjaan saat ini sudah mencapai 32,55 persen.

Proyek yang mulai dilaksanakan 2 April 2018 itu awalnya ditarget sudah rampung Februari 2020, terpaksa molor akibat adanya persoalan pemindahan sejumlah utilitas seperti pipa PDAM, kabel telepon, dan kabel listrik.

“Sekarang sudah pada tahap pemasangan box girder yang ketiga,” ungkapnya. (*)


BACA JUGA