FOTO: Ketua PMI Sulsel, Adnan Purichta Ichsan bersama Sekretaris PMI Sulsel Lutfi Kadir saat bertemu di Markas PMI Sulsel/Sabtu, 4 Januari 2020/Ist

Adnan Minta Seluruh PMI Kabupaten Kota di Sulsel Dirikan Posko Bencana

Senin, 06 Januari 2020 | 07:30 Wita - Editor: Muhammad Fardi - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Selatan, Adnan Purichta Ichsan meminta membentuk posko bencana di seluruh Kabuapaten Kota Sulawesi Selatan.

Sekretaris PMI Sulsel, Lutfi Kadir mengatakan bahwa pendirian posko tersebut berdasarkan permintaan Adnan saat berkunjung ke Markas PMI Sulsel Sabtu kemarin (4/1/2020)

muhammad-ismak

“Sudah memang ada posko bencana itu, Jadi pak Ketua itu (Adnan Purichta Ichsan) kemarin mengedarkan lagi surat ke seluruh Sulawesi Selatan untuk kesiapsiagaan bencana,” kata Lutfi Kadir.

Lanjutnya, pendirian Posko Bencana tersebut sebagai bentuk kesiapsiagaan kemungkinan bencana yang terjadi saat cuaca yang mulai cukup ekstrim ini.

“Setiap kabupaten kota itu diminta untuk kesiapsiagaannya. Sebenarnya posko itu melekat pada palang merah kesiapannya. Jadi hanya mengingatkan kembali supaya menghadapi cuaca yang ekstrim sekarag ini semua relawan PMI ini memfokuskan menyikapi kesiapsiagaan adanya kemungkinan bencana di sekitarnya,” jelasnya.

Selain posko di setiap Kabupaten Kota, posko bencana juga dibentuk di Markas PMI Sulsel di Jalan Lanto Daeng Pasewang Makassar. Posko tersebut sudah dilengkapi dengan peralatan, seperti radio sebagai pusat informasi.

“Radio kita itu sampai seluruh Nusantara bisa dia tangkap, bisa memberikan informasi kemana-mana kalau ada bencana, radio itu bisa menjangkau di seluruh Nusantara menerima juga informasi jadi kita punya pemancar itu di lnatai teratas sana,” ungkapnya.

Selain itu, Lutfi Kadir juga menyebutkan saat ini peralatan PMI Sulsel sudah disiapsiagakan, seperti perahu karet. “Perahu karet itu ada di gudang kita yang di kawasan tol sana standby, ada juga kita siapkan di Makassar dan juga ada di gwoa kita tempatkan,” ujarnya.

Tak hanya itu, ia juga memastikan bahwa untuk saat stok darah juga aman di musim penghujan ini. Menurutnya untuk kondisi saat tidak terlalu membutuhkan darah. 

“Aman. Untuk musim hujan seperti ini biasanya kebutuhan darah tidak terlalu tinggi yang biasanya itu kalau peralihan musim itu biasa. Kalau seperti sekarang ini biasa normal saja kebutuhan biasanya itu meningkat pada saat habis lebaran dan peralihan musim dimana deman berdara, sekarang tidak,” tambahnya.(*)


BACA JUGA