FOTO: Polisi dan TNI membersihkan dahan pohon yang menimpa tiga warga di Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan/Sabtu, 4 Desember 2020/Junaid/GOSULSEL.COM

Kronologi 3 Warga Gowa Tertimpa Pohon Tua Peninggalan Zaman Belanda

Senin, 06 Januari 2020 | 06:30 Wita - Editor: Muhammad Fardi - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM – Tiga warga Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan tertimpa pohon tumbang, Sabtu (4/1/2020) sekitar pukul 13.35 WITA.

Mereka adalah Ana (29 tahun), Muh Idul (13 tahun)  dan  Haerullah (13 tahun). Ketiganya tertimpa pohon di depan Sekolah Calon Tantama (Secata) Rindam XIV/ Hasanuddin, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Malino.

Bermula saat ketiganya melintas dari arah pasar Malino. Camat Tinggimoncong, Andry Mauritz menjelaskan, korban Ana dari arah pasar rencana akan kembali ke rumahnya di Panaikang Kelurahan Bontolerung. Diperkirakan pukul 13.35 Wita tiba- tiba dahan pohon yang besar di depan Secata Rindam Malino patah dan menimpa korban.

“Korban Ana mengalami luka lecet pada lutut kanan, luka lecet pada alis kiri, nyeri pada paha kanan, nyeri pada pundak kanan nyeri pada pada leher, nyeri pada lengan kanan, pusing dan mual,” ujar Andry Mauritz, Minggu (5/1/2020).



Sementara dua korban lainnya, Muh Idul dan Haerullah merupakan siswa MTS Muhammadiyah Malino. Pada saat yang bersamaan juga tertimpa patahan saat melintas di Jalan Sultan Hasanuddin Kelurahan Malino.

“Muh Idul dan Haerullah akan pulang dari sekolah dan akan kembali ke rumahnya, namun setelah tiba di depan Secata tertimpa dahan pohoh yang cukup besar, sehingga ketiga korban tersebut dilarikan ke Puskesmas Malino,” jelasnya.

Setelah dirawat di Puskesmas, satu diantara, yakni Ana dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf Kabupaten Gowa.

Selain menimpa tiga korban, dahan pohon tersebut juga menimpa satu kendaraan roda dua yang mengakibatkan rinsek dan rusak berat.

Diketahui pohon yang berada di depan Secata Rindam XIV/ Hasanuddin, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Malino ditanam zaman Belanda, yaitu sekitar tahun 1927.(*)


BACA JUGA