FOTO: Suasana temu padangkang 2020 dirangkaikan dengan seminar kewirausahaan di Kabupaten Wajo/Minggu, 12 Januari 2020/Ist
#

Bupati Wajo Minta Tim Percepatan Akses Keuangan Tak Bergantung ke APBD

Senin, 13 Januari 2020 | 11:00 Wita - Editor: Muhammad Fardi -

WAJO, GOSULSEL.COM – Bupati Wajo Amran Mahmud meminta kepada Tim Percepatan Akses Keuangan (TPAK) yang diketuai oleh Sekretaris Daerah (Sekda) untuk memaksimalkan sumber potensi, tidak hanya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Saya juga berharap kepada OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk memiliki inovasi dan kreativitas, jangan berpikir APBD. Jangan berpikir nanti bergerak kalau ada anggaran, tapi bagaimana kita menjadi fasilitator, bagaimana menjemput dan memberi fasilitas yang meringankan kepada dunia usaha,” kata Amran saat menghadiri kegiatan temu padangkan 2020 dan seminar kewirausahaan di Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba, Minggu (12/1/2020).

Bagi Amran, suatu daerah yang ingin maju, berkembang dan hebat jika menghadirkan tiga pilar. Pertama kekuatan birokrasi yaitu eksekutif, legislatif dan yudikatif. Kedua adalah masyarakat memiliki jiwa pengusaha serta perguruan tinggi di daerah tersebut.

Disampaikan jika pemerintah cukup menjadi fasilitator, juga dengan menghadirkan infrastruktur yang baik yang akan menghadirkan 1.000 Kilometer jalan yang baik.



“Tidak mungkin pariwisata maju, industri maju dan pertanian maju kalau infrastruktur jelek, inilah tugas sebagai pemerintah,” ungkap Amran.

Masih lanjut Amran, tujuan perampingan OPD baru-baru ini, supaya bisa bergerak lincah, biaya birokrasi yang diminamilisir, sehingga masyarakat bisa menikmati kehadiran pemerintah.

“Makanya kita hadirkan 10.000 enterpreneur dan banyak yang katakan tidak mungkin, memang kalau kita berpikir setengah-setengah memang tidak mungkin, tapi kalau kita bekerja keras Insya Allah pasti bisa,” tegasnya.(*)


BACA JUGA