Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gowa, Andi Lukman Naba

Komisi III DPRD Gowa Panggil PPK dan Pelaksana Pembangunan Jembatan Kasangngi

Selasa, 11 Februari 2020 | 15:19 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gowa memanggil Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pelaksana Pembangunan Jembatan Kasangngi Desa Pa’ladingan, Kecamatan Bontolempangan, Selasa (11/2/2020).

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gowa, Andi Lukman Naba mengatakan bahwa pemanggilan tersebut untuk mengetahui kondisi Jembatan yang dibangun pada 2019 lalu tersebut.

Legislator Pertai Demokrat tersebut ini memastikan terkait beredarnya gambar kondisi Jembatan Kasangngi. Gambar yang beredar di media sosial tersebut menyebutkan bahwa jembatan Kasangngi rubuh.

“Tadi rapat kerja dengan PPK dan pelaksana Jembatan Kasangngi dengan issu yang kita dapatkan di luar ternyata beda dengan apa yang dilakukan oleh pihak perusahaan,” ujarnya saat ditemui usai pertemuan.



Berdasarkan laporan PPK pada pertemuan tersebut, Andi Lukman Naba menyebutkan bahwa saat ini pembangunan jembatan yang berada di Kecamatan Bontolempangan ini sudah mencapai 97 persen walaupun sempat rubuh.

“Iya kalau itu memang sempat rubuh dikondisikan karena penahan penyanggah yang kurang bagus menurut PPK. Saat ini sudah 97 persen menurut PPK jadi dalam waktu tiga hari ini mungkin bisa dianggap 100 persen,” ungkapnya.

Olehnya itu, Andi Lukman Naba berharap PPK dan Pelaksana Pembangunan Jembatan Kasangngi untuk menginformasikan jika jembatan tersebut selesai.

“Tapi Komisi III meminta apa bila PHO 100 persen minimal ada informasi ke komisi III. Jadi kami bisa turun langsung untuk melihat kondisi jembatan tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, dari penjelasan Kepela Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang PUPR Kabupaten Gowa, Mundoap beberapa waktu lalu mengatakan bahwa jembatan tersebut sempat rubuh akibat diterjang derasnya aliran sungai.

“Awal Desember ada sungai dengan kondisi cuaca yang kita tidak bisa prediksi terjadi di Bontolempangan dan membuat jembatan rubuh itu,” kata Mundoap saat ditemui di ruangannya beberapa waktu lalu.(*)


BACA JUGA