Pj Wali Kota Makassar kampanyekan penggunaan tumbler pada Hari Peduli Sampah Nasional 2020 di Anjungan City of Makassar, Minggu (23/2/2020)

Kurangi Sampah Plastik, Iqbal Suhaeb Serukan Penggunaan Tumbler

Minggu, 23 Februari 2020 | 15:14 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Demi mengurangi sampah plastik, Pejabat (Pj) Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb menyerukan penggunaan wadah air minum, yakni tumbler. Hal tersebut dikatakannya saat sambutan Hari Peduli Sampah Nasional 2020 di Anjungan City of Makassar, Minggu (23/2/2020).

Kepada seluruh warga Kota Makassar, ia mengimbau untuk tidak lagi membeli minuman air dalam botol kemasan apapun yang berbahan plastik. Warga mesti turut berkontribusi dalam pengurangan sampah plastik. Caranya, tentu menggunakan tumbler sebagai wadah air minum.

“Mari kita gunakan tumbler untuk mengurangi sampah plastik. Setidaknya kita bisa mengurangi minum air dalam botol kemasan dan mengurangi penggunaan plastik,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Iqbal juga menantang pihak Unilever yang juga hadir dalam kegiatan tersebut untuk bisa memproduksi wadah yang bisa terurai dengan cepat.



“Seperti yang terbuat dari Singkong atau apa. Sebenarnya sudah ada yang membuatnya tapi masih mahal harganya. Sangat bagus jika itu sudah terjangkau dan diproduksi secara massal, itu bisa dipakai para pedagang di pasar dan pedagang-pedagang lainnya,” terangnya.

Lanjut, ia juga meminta masyarakat untuk memulai mengurangi sampah plastik dalam berbelanja. Mereka harus menyiapkan paper bag sendiri, serta mengganti sedotan plastik dengan sedotan kayu atau stainless.

Seperti yang diketahui, sampah menjadi persoalan pelik yang dihadapi masyarakat global. Bahkan, Indonesia pernah mengalami tragedi longsor sampah yang menelan ratusan korban jiwa di Cimahi, Jawa Barat pada tahun 2006. Karena insiden tersebut lahirlah Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2020 yang jatuh setiap tanggal 21 Februari.

Sementara, Sekda Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Abdul Hayat Gani menjelaskan bahwa sampah sudah menjadi ancaman bagi semua masyarakat sedari dulu. Olehnya itu, melalui kegiatan tersebut, ia menyampaikan empat hal yang harus dilakukan yakni perhatian dan pembagian tugas. Kemudian dilanjutkan dengan pengendalian.

“Terus kita harus melakukan monitoring dan terakhir kita harus melakukan evaluasi secara berkala. Ini tidak boleh jalan satu dua bulan saja tapi harus secara terus menerus sehingga bisa berjalan baik dan sesuai visi misi yang telah disetujui bersama yakni Indonesia bebas sampah di tahun 2020,” jelasnya.

Pada Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2020 ini tema yang diangkat ialah “Indonesia Bersih, Indonesia Maju, Indonesia Sejahtera”. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan launching pengendalian penggunaan kantong plastik atau barang sekali pakai di Kota Makassar.

Acara ini juga diwarnai dengan foto bersama dengan para peserta termasuk anggota Forkopimda yang hadir dengan memperlihatkan tumbler yang digunakan masing-masing. Selain itu, masing-masing yang hadir membubuhkan tanda tangan pada baliho yang disediakan sebagai bentuk komitmen dan dukungan atas pengurangan penggunaan sampah plastik.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh seluruh perwakilan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Makassar. Guru dan siswa ini menampilkan hasil daur ulang sampah plastik yang dikemas dalam bentuk pameran di sepanjang anjungan Pantai Losari.(*)

Reporter: Agung Eka


BACA JUGA