Kain Kapas khas Jeneponto

Desainer Bakal Eksplorasi Kain Kapas Khas Jeneponto di Ajang Femme

Jumat, 06 Maret 2020 | 20:01 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Pekan mode bergengsi di Indonesia Timur, International Woman Exhibition FEMME and Celebes Beauty Fashion Week (CBFW) bakal segera dihelat di Four Points by Sheraton, 25 – 29 Maret nanti. Pada event kali ini, para desainer akan lebih banyak mengeksplor kain nusantara menjadi lebih fashionable, menampilkan trend mode terbaru 2020.

Indonesia memiliki keberagaman budaya yang luar biasa. Mulai dari adat, kuliner, hingga kain tradisional yang sangat indah. Pagelaran Femme dan CBFW 2020, akan hadir dengan nuansa baru tahun ini, mengangkat tema The Beauty of Nature yang berarti kecantikan alami dari seorang perempuan. Di hadiri puluhan desainer nasional dan internasional, yang bakal menampilkan koleksi mode terbaru.

Adapun desainer yang bakal terlibat pada event kali ini diantaranya, Denny Wirawan, Didiet Maulana, Purana, Defrico Audy, Mayaratih Couture, Hannie Hananto, Monika Jufri, Malik Mustaram, Ariy Arka, Rasyid Halim, Sarah Vi, Ida Noer Haris, Appi Sayuti, Delia Septianti, Parade Artis, APPMI Sulsel, dan IFC Sulsel dan masih banyak lagi. Masing-masing desainer bakal memberikan banyak kejutan melalui koleksi terbarunya di panggung fashion show.

Pada saat opening show nanti, beberapa desainer akan mengeksplor kain tradisional budaya Sulsel. Sebanyak 16 outfit yang bakal ditampilkan dengan mengangkat khas budaya dari Jeneponto menjadi sebuah karya busana yang memukau. Masing-masing desainer, diantaranya Mayaratih Couture yang akan menampilkan 3 karya, Defrico Audy juga 3 karya, IFC menampilkan 5 karya, dan APPMI menampilkan 5 karya.



Chairwoman Femme, Icha A.Z Lily, mengatakan Indonesia memiliki keindahan budaya yang beragam, baik dari segi etnik, suku, maupun bahasa. Kehadiran Femme menjadi salah satu wujud nyata untuk mengangkat budaya khas Nusantara dan tahun ini FEMME & Celebes Beauty Fashion Week mengeksplor kain kapas khas dari kabupaten Jeneponto melalui tata busana.

“Keberagaman selalu menjadi inspirasi dalam industri fashion dalam melahirkan karya-karya yang indah dan mengagumkan,” ungkapnya.

Tahun ini, pagelaran Femme dan CBFW hadir dengan nuansa baru, lebih spektakuler dari tahun-tahun sebelumnya. Pihaknya berharap Femme dan CBFW terus menjadi magnet fashion yang selalu dinantikan. Terlebih, Femme tahun ini mengangkat tema the Beauty of Nature yang berarti kecantikan alami dari seorang perempuan.(*)


BACA JUGA