FOTO: Ilustrasi Irigasi/Ist
#

Dewan Minta Normalisasi Irigasi di Tibona

Kamis, 26 Maret 2020 | 09:50 Wita - Editor: Muhammad Fardi -

BULUKUMBA, GOSULSEL.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, meminta Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Bulukumba untuk memperhatikan saluran irigasi yang terletak di Dusun Bola Perringnge, Desa Tibona, Kecamatan Bulukumpa. Pasalnya saluran tersebut tidak lagi difungsikan sejak enam tahun terakhir.

Anggota DPRD Bulukumba dari Fraksi Gerindra, Ahmad Saeful, mengatakan irigasi itu harusnya mengaliri 40 hektare lahan persawahan. Petani di wilayah itu kini sudah tidak menanam lagi padi karena kekurangan air. Petani beralih memanam merica, jagung serta kacang, yang tidak terlalu banyak membutuhkan air.

“Petani di desa itu tidak lagi menanam padi karena kekurangan air, harusnya ini menjadi perhatian pemerintah karena masyarakat tidak lagi menanam,” katanya, Kamis, (26/03/2020).

Anggota DPRD dari daerah pemilihan kecamatan Bulukumpa-Rilauale, mengaku sudah meninjau saluran irigasi tersebut. Ia berharap, petani bisa kembali menggarap sawahnya untuk memenuhi kebutuhan pangan serta peningkatan taraf hidup dan perekonomian masyarakat.



“Saya sudah meninjau, kalau ini bisa kembali dimanfaatkan. Masyarakat dan petani bisa kembali meningkatkan perekonomian masyarakat,” ungkapnya.

Kepala Bidang Pelaksana Jaringan Pemanfaatan Air, Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Bulukumba, Andi Arfah, membenarkan kondisi saluran irigasi tersebut. Daerah irigasi di Desa Tibona masuk dalam kegiatan di tahun anggaran 2021.

“Benar kita sudah melihat kondisinya dan kita sudah masukan dalam rencana kegiatan tahun 2021,” singkatnya.(*)


BACA JUGA