Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb dan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Makassar, Mukhtar Tahir saat mengunjungi lokasi penyiapan atau pusat distribusi sembako di gudang Kawasan Industri Makassar (KIMA), Minggu (19/4/2020).

Besok, Pemkot Makassar Bagikan 60 Ribu Paket Sembako ke Warga Terdampak Covid-19

Senin, 20 April 2020 | 14:53 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan mulai mendistribusikan 60 ribu paket sembako kepada warga terdampak Covid-19. Kegiatan ini akan berlangsung besok, Selasa (21/04/2020).

Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb dan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Makassar, Mukhtar Tahir pun mengunjungi lokasi penyiapan atau pusat distribusi sembako, Minggu (19/4/2020). Lokasi penyiapan sembako ini berada di gudang Kawasan Industri Makassar (KIMA) dan PT Pertani Persero Cabang Sulsel di Jalan Sudirman.

Mukhtar Tahir mengatakan, bahwa penyaluran sembako akan dilaksanakan secara bertahap. Adapun warga yang terdampak Covid-19 seperti pekerja harian dan yang kena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akan diprioritaskan terlebih dahulu.

“Kita mulai dulu ke saudara kita yang paling terdampak seperti yang berprofesi sebagai tukang becak, pemulung, yang mengalami PHK, yang kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-harinya dan sejenisnya,” ujarnya.



Paket sembako yang disiapkan akan dibagikan per Kepala Keluarga (KK) yang terdampak Covid-19. Penyaluran sembako pun dilakukan oleh tim dengan mendistribusikan langsung ke lokasi domisili penerima. Warga tak diperkenankan mengambil langsung sembako karena menghindari kerumunan warga. Untuk itu, semua data penerima harus memiliki alamat yang akurat. Data penerima juga dilengkapi nomor kontak sehingga bisa dihubungi petugas.

“Paket sembako tersebut sebagai upaya untuk memaksimalkan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilaksanakan pada 24 April hingga 7 Mei mendatang. Sembako akan digunakan dalam kebutuhan satu bulan, atau paling tidak mencukupi kebutuhan selama masa PSBB berlangsung,” jelasnya.

Ditambahkan satu KK mendapat satu paket sembako. Diantaranya, beras 10 kilogram, Indomie satu karton, gula pasir, minyak goreng, susu kaleng, sarden, sabun mandi, sabun cuci pakaian, pasta gigi, dan sabun cuci piring.

Di tempat yang sama, Iqbal Suhaeb menekankan kevalidan data penerima sembako. Penerima sembako harus diterima oleh warga yang terkena dampak Covid-19.

“Utamakan dulu yang paling terdampak, seperti saudara-saudara kita yang kurang mampu, kategori miskin, yang terkena pemutusan hubungan kerja imbas dari pandemi ini. Makanya data penerima harus valid sehingga penyaluran bantuan tepat sasaran. Proses distribusinya juga harus diatur agar tidak ada penumpukan warga,” ujar Iqbal. (*)


BACA JUGA