Ilustrasi Virus Corona

Waspada, Makassar Diprediksi Jadi Episentrum Corona Baru di Indonesia

Kamis, 30 April 2020 | 20:30 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Alvara Research Center merilis analisa data mengenai wabah corona di Indonesia, Rabu (29/04/2020). Dari analisa, ada tiga daerah yang diprediksi menjadi episentrum virus ini di Indonesia.

Diantaranya, ialah Kota Semarang, Surabaya dan Makassar. Ketiga daerah disebut berpotensi menjadi episentrum baru setelah adanya penurunan kasus Corona di DKI Jakarta.

Ibukota Indonesia ini sudah menjadi episentrum penyebaran Corona usai diumumkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, pada pertengahan Maret lalu.

Ketika itu, jumlah kasus positif Corona di Jakarta mencapai 210 kasus. Ini merupakan jumlah yang sangat besar, mengingat saat itu jumlah keseluruhan kasus positif Corona secara nasional berada di angka 309. Artinya, Jakarta menyumbang lebih dari dua per tiga jumlah kasus positif Corona.



Walau begitu, rupanya ada tren pergeseran episentrum Corona ke provinsi di luar DKI Jakarta. Pasalnya, persentase penambahan pasien positif di Jakarta mengalami penurunan yang cukup signifikan bila dibandingkan dengan daerah-daerah lain.

“Posisi episentrum pandemi kemungkinan besar mulai bergeser ke provinsi-provinsi di luar Jakarta, terutama provinsi-provinsi di Jawa,” kata Pendiri Alvara Research Hasanuddin Ali.

Hal tersebut juga turut disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto. Ia mengatakan bahwa tiga daerah tersebut sangat berpotensi menjadi episentrum baru penyebaran virus Corona.

Meski, jumlah kasus Corona di tiga darah ini masih tergolong rendah bila dibandingkan dengan Jakarta. Akan tetapi, mengalami jumlah kenaikan yang cukup signifikan.

Misalnya saja di Makassar. Per 30 April, jumlah kasus positif saat ini mencapai 353 kasus. Jumlah Orang dalam Pengamatan (ODP) sebanyak 923, dan Pasien dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 391. Ini menjadikan kota ini merupakan salah satu yang terbanyak untuk daerah di luar Jawa.

Begitu pula yang terjadi di Semarang dan Surabaya. Semarang sudah tercatat sudah ada 118 orang yang positif terinfeksi virus Corona. Jumlah ODP sebanyak 3.048, sedangkan jumlah PDP mencapai 630.

Surabaya lebih mengerikan lagi. Jumlah kasus positif Corona di sana pada periode yang sama mencapai 392 orang. Jumlah ODP mencapai 2.365 orang dan PDP sebanyak 1056. (*)


BACA JUGA