Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto melakukan penanaman bibit padi di lahan sawah yang sudah siap ditanami, Kamis (28/5/2020)
#

Wabup Tomy Satria Ikut Tanam Padi di Desa Bontoraja

Kamis, 28 Mei 2020 | 20:29 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Khaerul Fadli - Gosulsel.com

BULUKUMBA, GOSULSEL.COM — Musim tanam mulai tiba. Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura pun kembali menyalurkan bibit padi kepada petani. Penyaluran bibit yang berlangsung di Desa Bontoraja Kecamatan Gantarang ini diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto, Kamis (28/5/2020).

Selain penyaluran bibit padi, kegiatan tersebut ditandai dengan penanaman bibit padi di lahan sawah yang sudah siap ditanami.

Wabup Tomy Satria yang melihat para petani mulai menanam. Ia pun tergoda ikut terlibat tanam padi. Ia mengaku terkenang dengan masa kecilnya yang biasa turun ke sawah membantu orang tua menanam padi.



Dengan membuka sepatu dan menggulung celananya sampai lutut, Tomy tidak canggung menginjakkan kakinya di tanah berlumpur tersebut dan membenamkan tangannya di tanah agar bibit padi itu bisa tertanam.

Kabid Tanaman Pangan, Sudirman menjelaskan, bantuan benih padi yang disalurkan terdiri dari tiga jenis varietas yakni Mekongga, Ciherang, dan Inpari. Untuk musim tanam April-September total bibit bantuan mencapai 352 ton.

“Dengan adanya bantuan ini, Pemda ingin memastikan program pembangunan pertanian berjalan maksimal,” ungkapnya.

Program pertanian khusus bidang tanaman pangan berupa bantuan benih padi, jagung, kacang tanah, kacang hijau, dan kedelai. Untuk merealisasikan program tersebut, distribusi bantuan benih dari pusat dan provinsi dipercepat sampai ke tingkat petani serta memastikan percepatan tanam.

“Kita ingin memastikan benih dan sarana lainnya tersedia tepat waktu dan juga melakukan monitoring secara berkala,” katanya.

Sementara itu, Tomy Satria berharap program pemerintah mampu mendorong pertanian semakin baik. Para petani tak hanya terfokus pada pengadaan handtractor dan alsintan lainnnya.

“Misalnya pengolahan, pengemasan produk sampai pada pemasarannya,” ujarnya.(*)


BACA JUGA