Kadinsos Kota Makassar, Mukhtar Tahir

Diminta Tuntaskan Masalah Bansos Covid-19, Dinsos Makassar Justru Kurang Kooperatif

Rabu, 24 Juni 2020 | 09:18 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Ombudsman Kota Makassar sejauh ini telah banyak menerima banyak aduan warga terkait bantuan sosial (Bansos) Covid-19. Terutama persoalan sembako.

“Untuk saat ini hanya ada 13 total aduan yang resmi. Aduan yang dimaksud ialah memiliki data yang jelas seba tercatat keluhan dan identitas warga tersebut, sementara yang sifatnya hanya konsultasi melalui sosial media itu juga ada beberapa,” beber Wakil Ketua Komisioner Ombudsman Makassar, Muhammad Irwan, Selasa (22/06/2020).

Akan tetapi aduan ini tak kunjung di respon Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar. Usai menerima keluhan warga, Ombudsman sudah gencar beberapa kali telah menyampaikan ini kepada Dinsos.



Ia menyayangkan sikap Dinsos yang bersikap tak acuh. Semestinya, kata dia, masalah ini segera dituntaskan sebab telah banyak warga yang mengeluh.

“Intinya pihak Dinsos kurang kooperatif,” keluhnya.



Ia meyakini permasalahan soal bansos diduga kuat karena terdapat data yang keliru. Dijelaskan Irwan, pihak Dinsos tidak memperbaharui data tersebut, sehingga ada warga yang tidak tercatat namun layak mendapat bantuan tersebut.

“Bisa jadi Dinsos masih menggunakan data lama dan belum memperbaharui datanya. Kami coba koordinasi dengan Dinsos tapi belum memberi tanggapan terkait data penerima bantuan, pada prinsipnya kami ingin tahu bagaimana sebenarnya mekanisme pendataan warga penerima bansos Covid-19 ini,” jelasnya.

Upaya bertemu dengan pimpinan Dinsos Makassar telah dilakukan, termasuk menemui Kepala Dinsos, Mukhtar Tahir. Hanya saja, Irwan mengaku tak kunjung menemui mereka.

“Kemarin sempat pak Sekdis mau atur waktu untuk ketemu Kadis cuma yang bersangkutan sedang sakit,” ujarnya. (*)


BACA JUGA