Direktur ACC Sulawesi, Abdul Kadir Wokanubun

Soal Dugaan Mark up Bansos Makassar, ACC Desak Polda Usut Tuntas

Rabu, 24 Juni 2020 | 17:57 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Lembaga Anti Corruption Commitee (ACC) Sulawesi tak main-main dalam menanggapi persoalan korupsi. Salah satunya, kasus dugaan mark up bantuan sosial (Bansos) oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar.

Pihaknya pun menyoroti kinerja Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel. Pasalnya, sudah hampir sebulan sejak kasus ini diumumkan ke publik pada 30 Mei, namun belum ada perkembangan terbaru.

Direktur ACC Sulawesi, Abdul Kadir Wonakubun mendesak pihak Polda untuk mengusut tuntas kasus ini. Sebab, sudah banyak pihak yang dirugikan.

“Kami berharap keseriusan polda Sulsel untuk pengusutan kasus tersebut, mengingat ini dugaan korupsi dilakukan di tengah bencana dan masa sulit,” tegasnya, saat dihubungi, Selasa (23/6/2020).



Kasus yang dilakukan di saat pandemi Corona, menurut Kadir, tidak boleh dibiarkan begitu saja. Ia juga meminta pihak Polda untuk terbuka kepada publik apabila ada informasi terbaru dari kasus ini.

“Olehnya, pihak Polda tidak bisa mendiamkan begitu saja kasus ini. Polda Sulsel juga harus terbuka ke publik,” katanya.

Di tempat terpisah, Direktur Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel, Kombes Pol Agustinus Pangaribuan mengaku, jika saat penyidik masih terus berusaha mengumpulkan sejumlah data. Dan bahan keterangan mengenai kasus tersebut.

“Mohon sabar yah, masih kita tangani. Terima kasih,” singkatnya saat dihubungi, Selasa (23/6/2020).(*)


BACA JUGA