Panitia PPDB Online SMK Negeri 5 Gowa memverifikasi berkas calon siswa baru yang mendaftar via online, Kamis, 25 Juni 2020.

Antisipasi Kendala Jaringan, SMK Negeri 5 Gowa Siapkan Pengaduan PPDB Online

Kamis, 25 Juni 2020 | 23:24 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Rusli - GoCakrawala

GOWA, GOSULSEL.COM— Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran baru 2020/2021 tingkat SMK/SMA Sederajat di Sulsel berjalan cukup lancar. 

Meski di tengah pandemi Covid-19, pendaftar tetap antusias. Bahkan, khusus SMK pendaftarnya membeludak. Ada beberapa jurusan pendaftarnya telah melebihi kuota.

Contohnya di SMK Negeri 5 Gowa. Jumlah pendaftar untuk jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ) sudah mencapai 108 orang. Jumlah ini sudah melewati kuota penerimaan jurusan TKJ yakni 105 orang. 

“TKJ yang paling diminati. Jumlah pendaftarnya sudah melampaui kuota,” ujar Kepala Sekolah SMK Negeri 5 Gowa, Drs Muhammad Yusuf, di ruang kerjanya, Kamis, (25/6/2020)



Meskipun kuota jurusan TKJ telah cukup, namun pendaftaran dengan moda online (daring), lanjut Yusuf, masih tetap dibuka. Pihaknya juga telah menyiapkan layanan pengaduan untuk mengantisipasi pendaftar yang terkendala masalah jaringan. 

“Ada kita siapkan pengaduan PPDB online. Pengaduan ini khusus mengakomodir pendaftar yang kesulitan jaringan untuk mendaftar online,” jelasnya. 

Mantan Kepsek SMK Negeri 2 Gowa itu menegaskan, dalam PPDB ini, pihaknya tak lupa menerapkan standar protokol kesehatan. 

Semua staf yang masuk sebagai panitia PPDB SMK Negeri 5 Gowa diwajibkan menggunakan masker. Mereka juga mesti jaga jarak serta rajin cuci tangan. 

“Ada tiga westafel yang kita siapkan sebagai tempat cuci tangan. Ruangan juga sebelum digunakan disemprot disinfektan. Begitu pun pendaftar yang lewat pengaduan offline. Sebelum masuk lingkungan sekolah, diperiksa dulu suhu badannya. Ini untuk menghindari penyebaran Covid-19,” urai Yusuf. 

Ketua Panitia PPDB, Syahrianti Iskandar menambahkan, untuk tahun ini, jatah siswa baru SMK Negeri 5 Gowa sebanyak 350 orang. 350 siswa baru itu akan ditampung di 6 jurusan. 

Meliputi Tekhnik Kendaraan Ringan Otomotif, Teknik Komputer & Jaringan (TKJ), Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Bisnis Sepeda Motor, Teknik Pemesinan serta Multimedia. 

“Kami juga dilengkapi fasilitas dua lab komputer dan mesin spooring untuk mendukung kegiatan pembelajaran siswa,” pungkas Syahrianti. (*)


BACA JUGA