Pj Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf saat konferensi pers di Posko Covid-19 Kota Makassar, Kamis (25/06/2020).

Penyebab Yusran Dicopot dari Pj Wali Kota Makassar, Berawal dari Panggilan NA ke Istana

Kamis, 25 Juni 2020 | 16:29 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Masa jabatan Yusran Jusuf sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar akan berakhir besok, Jumat (26/06/2020). Ia pun mengungkapkan penyebab pergantian dirinya yang secara mendadak ini.

Dijelaskan Yusran, hal tersebut bermula ketika Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dipanggil oleh Presiden RI, Jokowi Widodo pada 22 Juni lalu. Kedatangan NA sendiri untuk menerima penghargaan Lomba Inovasi Covid-19.

Selama bertemu Jokowi, rupanya Nurdin menjelaskan mengenai perkembangan kasus Covid-19 di Kota Makassar. Dalam pembahasannya, Nurdin pun mengusulkan untuk mengganti Pj Wali Kota Makassar.

Sebab, kata dia, selama menjabat, ia dinilai tidak mampu menangani kasus Corona dengan baik di Makassar. Olehnya, pergantian pun mesti segera dilakukan.



“Intinya bahwa kota Makassar ini belum bisa dikendalikan dan Wali Kota tidak bisa mengendalikan secara cepat,” katanya saat konferensi pers di Posko Covid-19 Kota Makasar, Kamis (25/06/2020).

Bahkan, Mantan Kepala Bapelitbangda Sulsel ini juga mengatakan, bahwa setelah pembahasan tersebut, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kemudian membuat Surat Keputusan (SK) pergantian. SK ini dibuat hari ini.

“Disimpulkanlah Wali Kota harus diganti, makanya tadi pagi, dipanggil Kemendagri untuk buat SK pergantian,” sambungnya.

Terakhir, ia pun mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut. Menurutnya, setelah pergantian ini, bisa lebih banyak meluangkan waktunya untuk keluarga.

 

“Bagi saya tidak ada masalah, karena ini amanah, kapan saja bisa ditarik. Dan bagi saya secara pribadi, Alhamdulillah beban saya semakin ringan, bisa lebih banyak dengan keluarga, yang jelas bahwa saya tentu sudah menunjukkan kinerja selama 40 hari,” jelasnya. (*)


BACA JUGA