Pasar Besar di Makassar Minim Tempat Cuci Tangan

Senin, 29 Juni 2020 | 18:17 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Sejumlah pasar besar di Kota Makassar rupanya tak memiliki tempat cuci tangan atau wastafel. Padahal, saat ini diketahui terjadi pandemi Corona atau Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah (PD) Pasar Makassar Raya, Basdir. Akibatnya, penerapan protokol kesehatan kurang maksimal.

Sementara itu, untuk di pasar kecil, dijelaskannya, tempat cuci tangan sudah memadai. Sehingga, yang menjadi fokus saat ini ialah memperadakan prasarana tersebut untuk pasar besar.

“Alat cuci tangan kalau di pasar kecil itu cukup. Kendala itu pasar besar yang banyak di jalanan menjual. Contoh Makassar Mall kita butuh tambahan, kalau yang lain itu kayak Maricaya, Pasar Sawa, cukupji, Panampu ji, Terong, Makassar Mall yang kekurangan,” ujarnya, Senin (29/6/2020).



Selain itu, tempat cuci tangan yang telah tersedia, juga membutuhkan pasokan air yang cukup. Basdir mengatakan, jika kini telah meminta Perumda Air Minum Makassar untuk menyediakan air.

“Yang paling dibutuhkan sekarang adalah suplai air, kita berharap mudah-mudahan teman-teman di PDAM bisa membantu untuk menyuplai air setiap titik wastafel yang ada di pasar pasar tandonnya, kan di setiap pasar sudah ada itu,” sambungnya.

Bahkan, ia mengaku telah menyurati pihak Perumda Air Minum Makassar untuk penambahan persediaan air pada setiap wastafel di tiap pasar. Kemudian diminta untuk melakulan pengisian air tiap harinya.

“Pernah kami sudah surati, pernah juga kita telpon kalau diingatkan langsung datang isi. Mungkin perlu nanti kita sampaikan ke direksi PDAM atau lewat pak Wali supaya rutin per tiap hari kek. Kan tidak mungkin habis dalam sehari. Mungkin bisa diagendakan,” tutupnya.(*)


BACA JUGA