Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin saat berbincang bersama warga korban kebakaran di Jalan Kerung-Kerung, Senin (29/6/2020)

Rudy Djamaluddin Pastikan Kebutuhan Pokok Korban Kebakaran di Kerung-Kerung Terpenuhi

Selasa, 30 Juni 2020 | 09:14 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin memastikan kebutuhan pokok untuk korban yang terdampak kebakaran di Jalan Kerung-Kerung bisa terpenuhi. Hal tersebut disampaikannya saat meninjau lokasi kebakaran, Senin (29/6/2020).

Kehadirannya di tempat tersebut, kata dia, sebagai wujud kehadiran pemerintah. Sudah selayaknya, pihaknya untuk memastikan segala kebutuhan dasar masyarakat yang menjadi korban, bisa terpenuhi sementara dan telah ditangani dengan baik.

“Tidak ada yang menghendaki musibah. Tapi mari kita mengambil hikmah di baliknya. Tujuan Kami di sini untuk memastikan dan memberi semangat keluarga kita yang sedang berduka dan memastikan kebutuhan-kebutuhan dasarnya itu bisa tercukupi untuk sementara,” ucapnya.



Di lokasi kebakaran, Rudy mengecek kesiapan dapur umum. Termasuk segala bahan makanan dan peralatannya. Selain itu, ia juga tampak menyerahkan bantuan berupa sarung dan obat-obatan.

Kebakaran yang terjadi kemarin siang ini menghanguskan 7 rumah yang dihuni 16 kepala keluarga. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materil ditaksir hingga ratusan juta rupiah.

Sementara itu, Camat Makassar, Andi Ardi Zulham menyampaikan sejauh ini warga yang terdampak seluruhnya sudah dievakuasi. Mereka disiapkan tenda darurat di dua lokasi sekitar lokasi kebakaran dan di halaman Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Makassar.

“Sejak tadi malam bantuan masuk di posko lokasi kebakaran sudah ada baik itu dari warga maupun komunitas-komunitas masyarakat. Alhamdulillah masyarakat sangat berterima kasih hari ini Pak Wali juga masuk dan memberi bantuan bahan makanan, sarung, dan sebagainya,” jelasnya.

Dari laporan yang diterimanya, kebutuhan dasar korban hingga makanan sehari-hari sudah tercukupi. Bahkan, sampai sekarang.(*)


BACA JUGA