Material berupa kerikil terlihat berserakan di atas badan jalan Poros Malino, Dusun Pammanjengan, Desa Borisallo, Kecamatan Manuju, Gowa, Sabtu, 4 Juli 2020. Kerikil itu sangat membahayakan pengendara.

Warga Resah, Material Truk Tambang Banyak Berserakan di Poros Malino

Minggu, 05 Juli 2020 | 22:17 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Rusli - GoCakrawala

GOWA, GOSULSEL.COM— Warga yang bermukim di Poros Malino, Kabupaten Gowa kembali resah. Mereka mengeluhkan material truk tambang yang banyak berserakan di atas badan jalan. 

Material tersebut sangat membahayakan. Rawan menimbulkan kecelakaan. Utamanya bagi pengendara motor. 

Salah satu titik yang paling rawan adalah Km 45 di Dusun Pammanjengan, Desa Borisallo, Kecamatan Parangloe. Sabtu, 4 Juli 2020 kemarin, ada seorang pengendara motor terjatuh akibat kerikil yang berserakan di ruas jalan provinsi itu. 

Nur’aida, warga setempat menuturkan, material itu berasal dari muatan truk tambang. Warga, kata dia sudah seringkali menyuarakan agar aparat berwenang turun tangan. Namun tak digubris. 



“Sudah beberapa kali kami disini mendesak agar truk tambang itu ditindaki. Tapi sejauh ini tidak ada tindakan apapun dari pemerintah. Padahal, material itu membahayakan sekali. Terutama pengendara yang mau ke Malino berlibur,” keluhnya, Minggu, (5/7/2020)

Tak hanya mengancam keselamatan jiwa pengendara. Kata Nuraida, debu material dari truk tambang yang melintas juga sangat mengganggu warga sekitar. 

“Rata-rata memang truk tambang itu seenaknya memuat material. Muatannya melebihi tonase. Sehingga jatuh-jatuh di jalan,” ungkapnya. 

Pantauan di lapangan, material tambang berserakan disejumlah titik. Selain di Dusun Pammanjengan, material juga berserakan di Km 41. Tepatnya di dekat salah satu pabrik pemecah batu (stone crusher,red). 

Sebetulnya, Dinas Perhubungan (Dishub) Gowa sudah beberapa kali turun melakukan operasi penertiban truk melebihi tonase. Hanya saja, operasi penertiban itu sepertinya tak efektif. Hal itu terbukti dengan masih banyaknya truk yang melanggar. 

Sekretaris Dinas Perhubungan (Sekdishub) Kabupaten Gowa, Tajuddin Dolo yang berupaya dikonfirmasi Go Cakrawala di kediamannya tak berhasil ditemui.

 

Pengakuan isterinya, eks Camat Manuju itu sedang sakit. “Sakitki bapak. Tidak bisa bangun. Pesannya, nanti dia koordinasi dulu ke kadisnya,” ucap isteri Tajuddin Dolo.(*)


BACA JUGA