Dilan Telah Siapkan Program Khusus Pemulihan Ekonomi Pasca Covid-19

Jumat, 28 Agustus 2020 | 17:34 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Diam-diam Kandidat Wali Kota- Wakil Wali Kota Makassar dari PDI Perjuangan, PKB dan Hanura, Syamsu Rizal MI-Fadli Ananda (DI-Fade/Dilan) sudah menyiapkan program khusus untuk pemulihan ekonomi Makassar pasca Covid-19. Program yang diyakini bisa menggairahkan kembali ekonomi di Kota Makassar yang pernah tumbuh di atas Tiongkok pada era kepemimpinan Ilham Arief Sirajuddin (IAS).

Apa itu? Apalagi kalau bukan ekonomi kreatif. Ekonomi yang mengarah pada ekonomi baru. Ekonomi yang saat ini paling luas lapangan kerjanya.

“Ekonomi kreatif yang mengarah pada ekonomi baru. Ekonomi yang memberi ruang dan penghargaan seluas-luasnya pada kreativitas,” ungkap Syamsu Rizal MI—Deng Ical—saat berbicara dengan komunitas kreatif di Red Corner Kafe, Jalan Yusuf Dg Ngawing, Kamis (27/8/2020).

“Siapa yang pernah membayangkan kalau kerja profesi belakangan ini, di era teknologi, dengan menjadi youtuber itu memiliki prospek dan penghasilan yang sangat menjanjikan. Siapa sangka orang-orang kreatif yang bisa membuat konten menarik akan mendapat penghargaan yang luar biasa,” katanya.



Itulah sebabnya, Dilan akan memberikan perhatian khusus pada lahirnya kreativitas. Pemerintahan Dilan akan memfasilitasi pelatihan dalam bentuk coaching clinic dengan menghadirkan para pembuat konten dan youtuber untuk melatih anak-anak muda Makassar. Bukan hanya pada satu bidang, tapi juga ekstensifikasinya.

“Program ini kita kemas dengan menghadirkan Kece (kreatif Centre) yang bekerja pada lapangan terluas saat ini, yakni dunia maya,” ungkap Deng Ical yang menyebut, ekonomi Makassar ke depan adalah ekonomi digital.

Terkait dengan konten kreatif ini, pemerintah akan menfasilitasi dan mendorong sektor pariwisata. Kita akan jual Makassar dengan menghidupkan ekonomi digital.

“Kita berharap, pariwisata akan terdongkrak kembali, menggeliat, sehingga sektor-sektor terkait juga akan menggeliat karena multiflier efek yang ditimbulkan,” jelasnya.

Deng Ical mengklaim, program ini hanya ada pada pasangan Dilan. Jadi, jika para penggiat ekonomi baru ini ingin pemerintah hadir, silakan bersatu padu. 

“Kalau mauki kece di Dilan miki, Kalau tidak mauki kece di tempat lain miki. Intinya Bersatu miki jadikan Dilan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, sehingga kita bisa bersama-sama mengembangkan ekonomi baru ini,” pungkas peraih doktor administrasi publik UNM ini.(*)


BACA JUGA